Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Desa Italia Jual Rumah-Rumahnya hanya Seharga 1 Euro atau 16 Ribu Rupiah Saja

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 3 Desember 2020 11:04 11:04 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 3 Desember 2020 11:02
Bagikan
Desa Castropignano
Bagikan

Hidayatullah.com — Butuh berapa tahun menabung untuk membeli rumah di Indonesia? Di sebuah desa Italia, rumah-rumah terbengkalainya dijual hanya seharga 1 Euro atau 16 ribu Rupiah.  Castropignano, sebuah desa dengan reruntuhan kastil abad pertengahan, 140 mil di tenggara ibukota Roma – adalah komunitas terbaru yang menawarkan bangunan terbengkalai kepada para pendatang baru.

Ini mengikuti langkah Salemi di Sisilia dan Santo Stefano di Sessanio di Abruzzo, keduanya meluncurkan program yang sama untuk mendorong pendatang baru pada bulan lalu.  Namun, tidak seperti kebanyakan skema, yang melelang bangunan bobrok dari harga 1 Euro, Castropignano memberlakukan skema yang berbeda.

Dilansir oleh laman CNN pada Selasa (01/12/2020), ada sekitar 100 bangunan terbengkalai di sana, tetapi alih-alih menjual kepada penawar tertinggi, Wali Kota Nicola Scapillati ingin mencocokkan pihak-pihak yang tertarik dengan rumah yang tepat dengan skema berbeda.

“Saya bergerak melalui dua jalur paralel, menjangkau pembeli potensial dan pemilik lama pada saat yang sama, selangkah demi selangkah, untuk membuat permintaan memenuhi persediaan,” katanya. “Saya tidak ingin kota saya diserbu oleh pelaku usaha properti atau berubah menjadi kesepakatan spekulasi perumahan terbaru,” tambah Scapillati.

Operasi yang disesuaikan

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Nyatanya, alih-alih melalui pihak berwenang, Scapillati ingin pihak yang berkepentingan mengirim email kepadanya secara langsung.

“Saya menyambut siapa pun yang ingin membeli rumah baru di sini untuk mengirimi saya email secara langsung (nicola.scapillati [AT] me.com) dengan rencana terperinci tentang bagaimana mereka bermaksud untuk mengubah gaya dan apa yang ingin mereka lakukan dengan properti – menjadikannya rumah, hotel, toko, atau toko pengrajin,” katanya.  “Mereka juga harus membuat daftar persyaratan yang mungkin mereka miliki, seperti akses bagi orang-orang dengan kursi roda. Desa ini kecil dan mobil tidak dapat melewati gang-gang dan tangga sempit,” tambah Scapillati.

Semakin spesifik permintaannya, semakin mudah untuk menemukan hunian yang sesuai dan berhubungan dengan pemilik lama.   Menurutnya ini adalah operasi yang ditargetkan dan disesuaikan.

“Orang-orang perlu tahu untuk apa mereka mendaftar.”

Untuk membuatnya lebih resmi, Scapillati telah mengirimkan pemberitahuan ke kedutaan besar Italia di luar negeri, mengingatkan mereka tentang proyek tersebut.  Namun, ada persyaratannya. Pembeli harus merenovasi rumah yang mereka beli dalam waktu tiga tahun sejak pembelian dan memberikan jaminan uang muka sebesar € 2.000 (Rp 33 juta), yang akan dikembalikan setelah pekerjaan selesai.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Castropignano
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Cashback yang di Tawarkan Go-pay dan OVO, Haramkah?
Tulisan selanjutnya Bank Dunia: Separuh Warga Libanon akan Miskin pada 2021

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?