Hidayatullah.com—Seekor ayam jantan yang kakinya dipasangi taji untuk bertarung dalam sabung ayam ilegal di bagian selatan India membunuh pemiliknya, sehingga polisi bergerak memburu pihak penyelenggara.
Petugas kepolisian mengatakan ayam tersebut sudah dipasangi taji di kakinya dan siap menghadapi lawan. Namun, pejantan itu berusaha melepaskan diri dan melukai bagian selangkangan pemiliknya.
Korban tewas karena kehilangan banyak darah sebelum mencapai rumah sakit di distrik Karimnagar di negara bagian Telangana awal pekan ini, kata kepolisian setempat B. Jeevan hari Sabtu (27/02/2021) kepada AFP.
Pria tersebut satu dari 16 orang yang menggelar sabung ayam di desa Lothunur ketika peristiwa mengerikan itu terjadi, kata Jeevan.
Pejantan tersebut ditahan sebentar di kantor kepolisian setempat, kemudian diserahkan ke sebuah peternakan unggas.
“Kami mencari 15 orang lain yang terlibat menyelenggarakan sabung ayam ilegal itu,” kata Jeevan.
Mereka bisa dijerat dengan tuduhan pembunuhan tanpa disengaja, judi ilegal dan menjadi tuan rumah sabung ayam ilegal.
Kegiatan adu ayam itu sebenarnya sudah dinyatakan terlarang tetapi masih banyak dilakukan di daerah pedesaan di negara bagian Telangana, Andhra Pradesh, Karnataka dan Odisha, terutama semasa umat Hindu merayakan Sankranti.
Ayam jago aduan biasanya dipasangi taji sepanjang 7,5 centimeter di kakinya dan orang ramai bertaruh siapa yang akan menjadi pemenang dalam pertarungan berdarah itu.
Ribuan ayam aduan mati setiap tahun di arena sabung, yang meskipun sudah dilarang masih saja menarik perhatian banyak orang.*