Hidayatullah.com—Afrika Selatan menjual 1 juta dosis vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca ke Uni Afrika, demikian diumumkan Kementerian Pertahanan hari Ahad (21/3/2021) dalam sebuah pernyataan seperti dilansir AFP.
Penjualan dilakukan setelah negara itu menghentikan program imunisasi Covid-19 dengan vaksin buatan AstraZeneca, menyusul keraguan atas efikasinya melawan coronavirus varian baru yang ditemukan di negara itu.
Vaksin yang dibeli Uni Afrika akan dibagikan ke 14 negara anggotanya.
Menteri Kesehatan Zweli Mkhize dalam sebuah pernyataan mengatakan, “Kiriman pertama vaksin akan dibagikan ke 9 negara anggota Uni Afrika. Sisanya akan diambil pekan ini dan dikirimkan ke lima negara lain.”
Belum lama ini program imunisasi Covid-19 di beberapa negara dihentikan sementara karena adanya belasan kasus fatal pembekuan darah pada orang yang mendapat suntikan vaksin buatan AstraZeneca.*