Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kabinet Sudan Setuju UEA Jadi Mediator Masalah Bendungan dan Perbatasan dengan Ethiopia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Maret 2021 18:37 6:37 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Maret 2021 18:37
Bagikan
Sudan secara Resmi Meminta Mediasi Internasional dalam Sengketa Bendungan Grand Renaissance Ethiopia
Bagikan

Hidayatullah.com—Kabinet Sudan menyetujui inisiatif Uni Emirat Arab untuk menjadi mediator masalah sengketa batas wilayah dengan Ethiopia, serta bendungan raksasa yang dibangun di aliran sungai Nil.

Daerah Al-Fashaga – di mana wilayah Amhara di bagian utara Ethiopia bertemu dengan negara bagian Gedaref di sisi timur Sudan – diklaim oleh kedua negara itu dan belakangan ini menjadi sumber konflik bersenjata yang dikhawatirkan akan meluas, lansir BBC Rabu (24/3/2021).

Berbicara di parlemen hari Selasa, PM Ethiopia 

Abiy Ahmed mengatakan negaranya tidak ingin berperang dengan Sudan terkait masalah sengketa wilayah.

Sementara itu, negoisasi berkaitan dengan Grand Ethiopia Renaissance Dam (GERD) tetap menemui jalan buntu selama bertahun-tahun, meskipun tahun lalu ada intervensi oleh Amerika Serikat dan Uni Afrika.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ethiopia menolak pihak dari luar Uni Afrika masuk dalam proses mediasi GERD.

Ethiopia membangun bendungan raksasa di aliran sungai Nil Biru dengan tujuan memproduksi listrik bagi negaranya untuk menggenjot perekonomian.

Namun Mesir, yang mengandalkan sungai terpanjang di Afrika itu untuk sumber air minum dan kebutuhan lain, khawatir volume air akan banyak berkurang dengan adanya bendungan raksasa itu.

Sudan, yang berada di sisi yang sama dengan Mesir dalam masalah GERD, menurut para pakar sebenarnya diuntungkan karena akan mengurangi besaran banjir yang kerap dialaminya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:EthiopiaSudanUni Emirat Arab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wapres: Wakaf Uang Bisa Dikembangkan Sebagai Investasi
Tulisan selanjutnya Kenya Ultimatum UNHCR untuk Menutup Kamp Pengungsi Dadaab

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?