Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Arab Saudi dan Palestina Konsumen Terbesar Coca-Cola di Timur Tengah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Maret 2015 13:48 1:48 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Maret 2015 13:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Arab Saudi memimpin di Timur Tengah dalam hal konsumsi minuman produksi perusahaan raksasa Coca-Cola, disusul kemudian tidak jauh oleh Palestina. Demikian dikatakan juru bicara perusahaan minuman ringan itu kepada Al-Arabiya.

“Di Timur Tengah, Saudi yang paling tinggi dan Palestina di antara yang teratas,” kata juru bicara Coca-Cola regional itu, bertepatan dengan acara memperingati 100 tahun merek minuman tersebut di kota kelahirannya di Atlanta, Amerika Serikat, seperti dikutip Al-Arabiya hari Ahad (1/3/2015).

Dalam usianya yang sudah satu abad, meskipun masih menjadi produsen terkemuka minuman berkarbonasi, menurut laporan Euromonitor hasil pendapatan Coca-Cola belakangan ini menurun.

Untuk mengatasinya, perusahaan yang terang-terangan memberikan sokongan kepada Zionis Israel itu, melakukan sejumlah inovasi.

“Konsumen GCC pada umumnya mengharapkan inovasi dalam pengemasan dan produk,” kata jurubicara itu, merujuk pada penduduk di negara-negara Dewan Kerjasama Teluk.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ketika memutuskan untuk mendirikan pabrik di Israel tahun 1968, Coca-Cola menjadi target boikot negara anggota Liga Arab. Seiring dengan itu pesaing Coca-Cola, Pepsi, semakin memantapkan posisinya di pasar negara-negara Arab.

Tahun 2011, dua dekade setelah boikot akhirnya berakhir, Coca-Cola melakukan investasi di sebuah perusahaan minuman di Saudi dengan suntikan dana hampir US$1 milyar. Perusahaan Amerika itu mengatakan akan menambah US$5 milyar untuk investasi di Timur Tengah dan Afrika Utara dalam dekade mendatang.

Di wilayah Palestina, Coca-Cola mendirikan pabrik dengan bendera National Baverage Company (NBC). Perusahaan berusia 17 tahun itu katanya mampu menghasilkan US$100 juta, menguasai 86 persen pasar lokal minuman berkarbonasi dan mempekerjakan sekitar 400 pegawai.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Artis Cici Tegal Banting Setir Geluti Dunia Bisnis Syariah
Tulisan selanjutnya Syiah dan Ancaman Terhadap NKRI [1]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Berita
13 Juli 2026 06:00
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?