Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pembicaraan Hamas-PBB tentang Situasi Kemanusiaan Gaza telah ‘Gagal’

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Juni 2021 22:08 10:08 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Juni 2021 06:04
Bagikan
Gencatan Senjata Hamas Israel
Pimpinan Hamas di Jalur Gaza, Yahya Sinwar
Bagikan

Hidayatullah.com–Pembicaraan Hamas dengan PBB mengenai situasi kemanusiaan di Jalur Gaza telah gagal, kata pemimpin gerakan tersebut di daerah kantong itu, lansir Al Jazeera.

“Ini pertemuan yang buruk dan benar-benar negatif,” kata Yahya Sinwar, Senin (21/06/2021). “Pertemuan dengan delegasi PBB itu menyeluruh dan mereka mendengarkan kami. Namun sayangnya, tidak ada indikasi niat untuk menyelesaikan krisis kemanusiaan di Jalur Gaza.”

Pemimpin Hamas mengatakan itu dalam jumpa pers setelah pertemuan di Kota Gaza dengan delegasi senior PBB, termasuk koordinator khusus PBB untuk Proses Perdamaian Timur Tengah, Tor Wennesland.

Sinwar juga mengatakan Zionis “Israel” “memeras faksi-faksi Palestina, termasuk Hamas” sehubungan dengan penyelesaian situasi kemanusiaan di Jalur Gaza.

Perkembangan terakhir terjadi kurang dari sebulan setelah penjajah “Israel” dan Hamas menyetujui gencatan senjata yang mengakhiri serangan 11 hari Zionis “Israel” di Jalur Gaza pada 21 Mei.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Serangan penajajah “Israel” menewaskan sedikitnya 257 warga Palestina, termasuk 66 anak-anak. Tiga belas orang tewas di “Israel”, termasuk dua anak-anak.

Serangan Zionis “Israel” juga menghancurkan 1.148 unit perumahan dan komersial di Gaza dan sebagian merusak 15.000 lainnya, menyebabkan lebih dari 100.000 warga sipil mengungsi di sekolah-sekolah yang dikelola PBB dan komunitas tuan rumah lainnya.

Ancaman Eskalasi

Media “Israel” melaporkan bahwa Sinwar mengancam eskalasi ketegangan dengan penjajah “Israel” jika tidak mengizinkan Qatar untuk mentransfer dana $30 juta ke Jalur Gaza untuk membantu membayar gaji.

Qatar, dalam beberapa tahun terakhir, telah mendistribusikan ratusan juta dolar tunai untuk memungkinkan Hamas, yang memerintah Gaza, membayar bahan bakar untuk pembangkit listrik di Jalur Gaza, gaji pegawai negeri, dan memberikan bantuan kepada puluhan ribu keluarga miskin.

Awal bulan ini, Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani mengatakan pada konferensi keuangan di St Petersburg bahwa negara Teluk yang kaya minyak itu telah menginvestasikan sekitar $1,4 miliar di Gaza sejak 2012.

Pekerjaan yang Hilang

Sementara itu, perusahaan pembotolan Pepsi Gaza terpaksa menghentikan operasi – meninggalkan ratusan tanpa pekerjaan – minggu ini karena pembatasan impor “Israel” yang diperketat selama 11 hari serangan penjajah “Israel” di Gaza, kata pemilik perusahaan.

Dengan gencatan senjata antara “Israel” dan Hamas di Gaza yang sebagian besar dipegang, “Israel” pada hari Senin mengizinkan dimulainya kembali ekspor secara terbatas dari kantong itu.

Tetapi mereka tetap memberlakukan langkah-langkah ketat pada impor bahan mentah, termasuk gas karbon dioksida dan sirup yang dibutuhkan pabrik perusahaan pembotolan untuk memproduksi minuman ringan, kata Hamam al-Yazeji dari Pepsi Gaza.

“Kemarin, kami benar-benar kehabisan bahan baku, dan sayangnya kami harus menutup pabrik, memulangkan 250 pekerja,” kata Yazeji.

Sebelum pertempuran bulan lalu, katanya, Pepsi Gaza umumnya diizinkan untuk mengimpor bahan-bahan yang dibutuhkan.

Penutupan juga dapat terjadi di pabrik-pabrik Gaza lainnya jika pembatasan Israel dipertahankan, kata para analis.

Manufaktur membentuk sekitar 10 persen dari ekonomi yang didominasi sektor jasa Gaza, menurut data PBB.

Diminta komentar, COGAT, cabang kementerian pertahanan Zionis “Israel”, mengatakan: “Karena situasi keamanan, impor bahan baku industri dari Negara “Israel” ke Jalur Gaza tidak mungkin.”

COGAT mengatakan “Israel” mengizinkan impor lain ke Gaza, termasuk bahan bakar, makanan, obat-obatan dan peralatan medis.

“Israel” dan negara tetangga Mesir menjaga kontrol ketat atas perbatasan Gaza dan mengatakan pembatasan diperlukan untuk menghentikan senjata mencapai Hamas dan mencegahnya diproduksi secara lokal.

Mesir dan PBB meningkatkan mediasi pekan lalu setelah serangan udara penjajah “Israel” di Gaza menantang gencatan senjata yang rapuh.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HAMASpalestinaPBBPersatuan Bangsa-Bangsa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tentara Bayaran Rusia Didesak Tinggalkan Republik Afrika Tengah
Tulisan selanjutnya tahanan suriah ‘Seperti Kerangka’: Kondisi Memprihatinkan Tahanan Rezim Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?