Hidayatullah.com—Militer Kanada disiagakan untuk membantu mengevakuasi penduduk di British Columbia, Kanada, di mana kebakaran hutan akibat gelombang panas dan petir mengancam keselamatan masyarakat.
Dinas layanan darurat mengatakan mereka sekarang berusaha memadamkan lebih dari 170 kebakaran, yang kebanyakan dipicu oleh sambaran petir.
Banyak daerah di bagian barat Kanada menjadi kering menyusul cuaca panas dengan intensitas yang belum pernah terjadi sebelumnya. Gelombang hawa panas juga melanda Alberta, Saskatchewan, Manitoba, Northwest Territories dan Ontario.
Sekitar 350 personel militer serta pesawat sedang disiapkan untuk membantu masyarakat yang terancam, kata Menteri Pertahanan Kanada Harjit Sajjan kepada wartawan seperti dilansir BBC Ahad (4/7/2021).
“Kami melihat 12.000 Sambaran petir, kemarin [Jumat], kurang-lebih,” kata Cliff Chapman, direktur operasi wilayah provinsi British Columbia Wildfire Service.
“Banyak dari petir itu yang menyambar dekat pemukiman… di daerah Kamloops,” ujarnya, menurut laporan lembaga penyiaran publik Kanada CBC.
Perintah evakuasi dan peringatan bahaya dikeluarkan di sejumlah daerah di kota Kamloops, sekitar 350 kilometer arah timur laut dari Vancouver di mana kebanyakan kebakaran terjadi.
Hari Sabtu (3/7/2021), British Columbia Coroners Service mengkonfirmasi sedikitnya dua orang tewas akibat suhu panas. Desa Lytton hari Selasa pekan lalu mencatat rekor panas di Kanada yang tertinggi, yaitu 49,6C (121,3F). Kebakaran yang terjadi pada hari Rabu memaksa 250 penduduknya lari menyelamatkan diri meninggalkan rumah dan harta benda mereka.
Seorang warna bernama Jeff Chapman mengatakan kepada CBC bahwa dia melihat kedua orangtuanya dilalap api ketika mereka berusaha mencari tempat perlindungan di sebuah lubang dekat rumahnya yang belum lama ini mereka gali. Chapman sendiri lari menyelamatkan diri dengan berdiam di atas kerikil jalur rel kereta api yang membentang di sekitar kediamannya. (Lihat videonya di bawah)
Kepala daerah Lytton Jan Polderman mengatakan kepada BBC, “dalam waktu sekitar 15 menit saja semua bagian kota diselubungi api.”
British Columbia Chief Coroner Lisa Lapointe hari Sabtu mengatakan gelombang panas merupakan “faktor kontribusi yang signifikan” dari 719 kematian yang terjadi beberapa hari terakhir.
Temperatur sudah sedikit menurun di bagian pesisir, tetapi masih panas menyengat di bagian daratan. British Columbia Wildfire Service mengatakan pihaknya bersiap menghadapi kebakaran yang diperkirakan masih akan terus bertambah.*