Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Uganda Penjarakan Warganya yang Melanggar Pembatasan Covid-19

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Juli 2021 10:45 10:45 am
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Juli 2021 10:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Warga Uganda yang melanggar pembatasan Covid-19 terancam penjara sampai dua bulan.

Menurut aturan baru yang dirilis Kementerian Kesehatan, mereka yang membuka tempat usahanya seperti bar, kelab malam, bioskop dan toko penjual barang non-esensial, akan menghadapi ancaman penjara.

Aturan lockdown saat ini juga membatasi kegiatan sosial seperti acara pernikahan hanya boleh dihadiri maksimal 20 orang, dan siapa pun yang ketahuan menggelar acara yang melibatkan orang lebih dari itu akan dipenjara, lansir BBC Senin (5/7/2021).

Kepala keluarga atau pemilik properti yang tidak melaporkan orang positif Covid-19 yang ada di tempatnya ke aparat kesehatan juga terancam penjara.

Tidak menggunakan masker di luar rumah atau membantu seseorang mengelak dari karantina, bisa menjebloskan seseorang ke penjara.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejak negara itu pertama kali memberlakukan lockdown pada Maret 2020, pasukan keamanan dikerahkan untuk menegakkan aturan pembatasan Covid-19 tetapi tindakannya diwarnai dengan kekerasan sehingga beberapa orang tewas.

Saat ini Uganda mengalami gelombang kedua pandemi Covid-19, yang diperkirakan oleh para saintis akan mencapai puncaknya pada bulan Juli atau Agustus.

Lebih dari 83.000 kasus positif dan lebih dari 1.900 kematian tercatat di Uganda sejak awal pandemi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19lockdownUganda
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ppkm darurat Polisi Gunakan Kendaraan Militer Saat PPKM Darurat, Pakar Hukum: Timbulkan Ketakutan dan Kekhawatiran
Tulisan selanjutnya Netty Aher: Jumlah guru yang divaksin Persoalkan Masuknya WN China, Netty Aher Sebut PPKM Darurat Bisa Tidak Efektif

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?