Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pria Penentang Vaksin 19 Akhirnya Meninggal akibat Covid-19

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 Juli 2021 14:08 2:08 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Juli 2021 14:08
Bagikan
vaksin covid 19
Bagikan

Hidayatullah.com — Seorang anti-vaksin yang lantang menolak manfaat suntikan dilaporkan meninggal akibat Covid-19. Portal BBC melaporkan Stephen Harmon (30) dari California terkenal ketika dia mengecam keras tentang vaksinasi di media sosialnya.

Pria itu juga kerap bersikeras tidak mengonsumsi vaksin untuk mengendalikan infeksi Covid-19. “Saya memiliki 99 masalah tetapi tidak akan pernah menggunakan vaksin,” kata pria berusia 34 tahun itu kepada 7.000 pengikut di media sosial pada bulan Juni.

Namun, Harmon menerima perawatan untuk pneumonia dan Covid-19 di rumah sakit di sini selama lebih dari sebulan sebelum meninggal, baru-baru ini. Beberapa hari sebelum kematiannya, Harmon terlihat mengambil gambar kondisinya yang diberi bantuan oksigen yang menunjukkan dia terbaring di ranjang rumah sakit.

“Tolong doakan saya, mereka (rumah sakit) menginginkan intubasi dan memasang respirator untuk saya,” katanya.

Dalam ciutan terakhirnya Rabu lalu, Harmon mengatakan dia memilih untuk diintubasi dan ‘tidak tahu kapan dia akan sadar kembali.’  Meski mengalami komplikasi parah akibat Covid-19, pria tersebut tetap membandel untuk menerima vaksin tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kematian Stephen Harmon diumumkan oleh pendiri Gereja Hillsong Brian Houston di Twitter pada hari Kamis. Houston menulis di Instagram bahwa Harmon berusia awal 30-an, lulusan Hillsong College, dan “bagian penting dari gereja kami di California.”

“Dia adalah salah satu orang paling dermawan yang saya kenal dan dia memiliki banyak hal di depannya,” tulis Houston dikutip Bussiness Insider.

Harmon memposting gambar dirinya di rumah sakit pada awal Juli:  Hillsong adalah gereja yang populer di kalangan selebriti termasuk Justin Bieber dan Vanessa Hudgens tetapi baru-baru ini menghadapi tuduhan bahwa para pemimpin gereja membuat pernyataan rasis dan bahwa anggota LGBTQ dimasukkan dalam daftar hitam.

Sebelum kematiannya, Harmon membuat lelucon tentang virus di Twitter, termasuk referensi keputusannya untuk tidak divaksinasi.  Pada tanggal 3 Juni, Harmon mengirim ciutan: “Jika Anda mengalami masalah email, saya merasa tidak enak untuk Anda, Nak. Saya mendapat 99 masalah tetapi vax bukan satu!,” ciutan itu merujuk pada lagu Jay-Z “99 Problems.”

Pria itu juga pernah bercanda tentang pandemi dan vaksin, dengan membagikan meme yang mengatakan bahwa dia lebih percaya Alkitab daripada pakar kesehatan AS Dr. Anthony Fauci.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anti Vaksincovid-19
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Setelah 13 Tahun Menanti
Tulisan selanjutnya Ulama MUI Milad ke 46 MUI Peringati Milad ke-46 Tahun, PP Muhammadiyah Kirim Pesan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?