Hidayatullah.com—Menteri Kesehatan Prancis mengumumkan bahwa alat kontrasepsi akan diberikan gratis bagi semua perempuan sampai usia 25 tahun mulai awal 2022.
“Saya perhatikan bahwa menurut data ilmiah terjadi penurunan jumlah wanita yang menggunakan kontrasepsi, terutama karena alasan keuangan,” kata Menteri Kesehatan Olivier Véran dalam wawancara yang disiarkan televisi Prancis hari Kamis (9/9/2021).
“Segala sesuatu yang berhubungan dengan kontrasepsi hormonal seperti tes medis, kunjungan ke dokter dan resep dokter akan ditanggung hingga usia 25,” kata Véran, seperti dilansir AFP.
Ketentuan itu merupakan perluasan atas kebijakan sebelumnya yang menetapkan batasan bagi perempuan di bawah usia 18 tahun.
Usia 25 tahun dipilih sebab umumnya kaum wanita di Prancis mulai memiliki otonomi ekonomi dan sosial pada usia tersebut. Di samping itu, batasan usia tersebut sama dengan batasan usia pertanggungan asuransi kesehatan keluarga.
Kontrasepsi gratis telah tersedia untuk anak perempuan berusia antara 15 dan 18 tahun sejak 2013 dan data menunjukkan bahwa kebijakan ini menyebabkan penurunan jumlah aborsi, dari 9,5 menjadi 6 pada setiap 1.000 orang antara tahun 2012 dan 2018.
Sejak Agustus 2020, kebijakan itu diperluas untuk anak perempuan usia di bawah 15 tahun.
Pemerintah membenarkan keputusan ini pada akhir 2019 dengan mengatakan bahwa setiap tahun hampir 1.000 anak perempuan berusia antara 12-14 tahun hamil, dan sekitar 770 di antaranya berakhir dengan aborsi.
Kebijakan terbaru itu diperkirakan akan membebani anggaran negara sekitar 21 juta euro per tahun.*