Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kuburan Massal Warga Sipil Korban Kebrutalan Pemberontak Tigray Ditemukan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 September 2021 20:38 8:38 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 September 2021 20:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ethiopia menuding pasukan pemberontak Tigray membantai 119 warga sipil di wilayah Amhara.

Aparat pemerintah menemukan dua kuburan massal di distrik Dabat. Mereka mengatakan bahwa pembantaian dilakukan selama dua hari pada awal bulan ini.

Penduduk desa Chena, sekitar 10 km dari Dabat di Gondar Utara, mengatakan pernah terjadi pertempuran hebat di sana.

Kepala pemerintahan Dabat, Ato Sewnet Wubalem, mengatakan 119 mayat sudah ditemukan tetapi penduduk mengatakan sejumlah orang masih hilang.

Mayat-mayat itu dimakamkan kembali di kompleks gereja.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia menambahkan bahwa para korban “adalah petani, pendeta, anak-anak dan wanita yang tidak bersalah”.

Pejabat lokal dan para saksi yang berbicara kepada BBC (8/9/2021) mengatakan pasukan pemberontak melakukan pembantaian setelah kehilangan wilayah selama 10 hari pertempuran sengit.

Kelompok pemberontak Tigray People’s Liberation Front (TPLF) belum memberikan komentar atas tuduhan yang mengatakan bahwa tentaranya pelaku pembantaian warga sipil tersebut.

Pemerintah Amhara sekarang yang mengendalikan wilayah Chena, yang sempat jatuh ke tangan pemberontak.

Pertempuran antara pasukan pemerintah federal dan TPLF pecah pada bulan November 2020. Awalnya, pertempuran hanya terjadi di dalam wilayah Tigray, tetapi kemudian meluas ke daerah tetangga pada bulan Juni seiring dengan rentetan kemenangan yang diraih pemberontak.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AmharaEthiopiaKuburan MassalTigray
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Prancis Gratiskan Alat Kontrasepsi untuk Semua Perempuan Berusia Sampai 25 Tahun
Tulisan selanjutnya Islam Dinul Islam: Dari Tauhid Hingga Bernegara (1)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?