Hidayatullah.com—Polisi di Guatemala menyelamatkan 126 migran yang ditelantarkan di dalam sebuah truk peti kemas di pinggir jalan.
Mereka itu ditemukan pada waktu fajar antara kota Nueva Concepción dan Cocales setelah penduduk setempat melaporkan mendengar teriakan dari dalam kontainer.
Pihak berwenang meyakini orang-orang itu ditelantarkan oleh geng penyelundup yang dibayar untuk membawa mereka ke Amerika Serikat melalui Meksiko.
Lebih dari 100 orang yang ditemukan dalam truk peti kemas itu berasal dari negara yang dilanda krisis Haiti. Selebihnya ada yang berasal dari Nepal dan Ghana.
“Kami mendengar tangisan dan ketukan dari dalam kontainer. Kami membuka pintunya dan menemukan 126 orang tanpa dokumen,” kata seorang jubir kepolisian menyusul temuan itu seperti dilansir BBC Ahad (10/10/2021).
Petugas memberikan pertolongan pertama kepada para migran sebelum membawa mereka ke tempat penampungan yang dikelola oleh Guatemalan Migration Institute.
Seorang jubir otoritas keimigrasian Guatemala, Alejandra Mena, mengatakan bahwa para migran tiba di kawasan Amerika Tengah di Honduras dan dari sana melakukan perjalanan berbahaya ke arah Utara ke Amerika Serikat.
Mereka sekarang akan dibawa kembali ke perbatasan dengan Honduras dan diserahkan kepada pihak berwenang.
Penemuan migran dalam peti kemas itu hanya sehari setelah otoritas Meksiko menahan 652 migran, termasuk sekitar 350 anak, yang melakukan perjalanan diangkut dalam tiga truk kontainer gandeng berpendingin udara di dekat perbatasan selatan Amerika Serikat.
Tentara di pos pemeriksaan militer di Tamaulipas menggeledah truk-truk itu setelah mendengar suara-suara dari dalam.*