Hidayatullah.com–Aksi kekerasan terjadi antara petugas kepolisian dengan orang-orang yang berdemonstrasi memprotes aturan pembatasan Covid-19 di Brussels hari Ahad (23/1/2022).
Polisi menggunakan gas air mata dan menembakkan meriam air untuk membubarkan pengunjuk rasa.
Pihak berwenang mengatakan sekitar 50.000 orang ambil bagian dalam demonstrasi di ibu kota Belgia itu, yang bersamaan dengan protes serupa di kota-kota lain di Eropa, lansir The Guardian.
Pengunjuk rasa melemparkan berbagai benda ke arah gedung layanan diplomatik Uni Eropa dan pembatas metal dilemparkan ke arah petugas di sebuah stasiun kereta.*