Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tanzania Larang Siswi Membawa Bayinya ke Dalam Kelas

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Februari 2022 19:17 7:17 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Februari 2022 19:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Pendidikan Tanzania Adolf Mkenda mengatakan keputusan pemerintah untuk mengizinkan siswa melanjutkan pendidikan setelah melahirkan tidak berarti mereka dapat membawa bayinya ke dalam kelas.

Komentarnya itu diutarakan setelah BBC menampilkan seorang ibu remaja di wilayah Mbeya yang diizinkan untuk membawa anaknya yang berusia empat bulan ke sekolah pekan ini.

Esnath Gideon, 19, berfoto sambil memangku putrinya saat mengikuti pelajaran.

Dia mengatakan kepada BBC bahwa dia tidak punya pilihan karena tidak ada yang merawat anaknya di rumah.

Namun, Prof Mkenda mengatakan kehadiran bayi di dalam kelas akan mengganggu siswa lain.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebelumnya, para siswi di Tanzania yang hamil dikeluarkan dari sekolah dan tidak diperbolehkan kembali. Aturan berusia 19 tahun itu telah dicabut pada bulan Desember 2021, mendorong sebagian ibu remaja kembali ke sekolah untuk menyelesaikan pendidikan mereka.

Sebagian dari mereka mendaftar lewat program yang dikenal sebagai Alternative Education Pathway, yang konon lebih fleksibel.

Solusi untuk masalah Esnath Gideon telah diusulkan kepada pemerintah sebagai bagian dari rekomendasi para ahli pendidikan, yang berharap ibu remaja tetap dapat melanjutkan pendidikannya.

Mereka menyarankan untuk mendirikan pusat penitipan bayi bagi mereka yang tidak dapat menemukan bantuan alternatif, kata seorang guru kepada BBC Jumat (4/2/2022).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bayiibu remajaPendidikansekolahTanzania
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Baru 3 Hari Menjabat, PM Peru Dipecat karena KDRT
Tulisan selanjutnya Lima Tokoh Junta Mali Kena Sanksi Uni Eropa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Berita
15 Oktober 2026 14:10
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?