Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Baru 3 Hari Menjabat, PM Peru Dipecat karena KDRT

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Februari 2022 14:47 2:47 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Februari 2022 14:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Pedro Castillo memecat perdana menteri yang baru diangkat Hector Valer Pinto, hanya tiga hari setelah mengangkatnya. Pinto dilaporkan melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istri dan putrinya pada tahun 2016.

“Saya telah memutuskan untuk menyusun ulang kabinet,” kata Presiden Pedro Castillo dalam pidato yang disiarkan di televisi, di mana dia tidak menyebut nama Pinto, lansir DW Jumat (4/2/2022).

Ini adalah perombakan kabinet ketiga yang dilakukan Castillo. Dia mengatakan dia akan menyusun kembali kabinet, setelah para pemimpin di Kongres menolak untuk memberikan mosi percaya kepada kabinet yang diumumkan hari Selasa lalu. Pihak oposisi dan beberapa anggota kabinet lainnya menentang kehadiran Pinto di pemerintahan. 

Pinto mendapat tekanan setelah media cetak di Peru mengabarkan bahwa istri dan putrinya pernah melaporkannya dua kali karena kekerasan dalam rumah tangga pada tahun 2016. Dia telah membantah tuduhan bahwa dirinya adalah pria yang keji terhadap keluarga, dan mengatakan dia tidak pernah divonis bersalah atas kasus KDRT.

Seorang hakim kabarnya mengeluarkan perintah perlindungan untuk istrinya. 

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pinto bersikukuh akan tetap menduduki jabatan PM kecuali Kongres mengeluarkan mosi tidak percaya terhadapnya.

Posisi perdana menteri di Peru adalah kepala penasihat presiden dan juga memimpin dan membantu menunjuk anggota kabinet lainnya.

Kabinet baru yang akan disusun akan menjadi kabinet keempat Castillo sejak menjabat presiden pada 2021. Kabinet tersebut masih perlu mendapat persetujuan melalui pemungutan suara di Kongres. 

Castillo sebelumnya adalah seorang guru sekolah dan kandidat yang tidak diperhitungkan dalam pemilihan terakhir di Peru. Para ahli telah memperingatkan bahwa pengalaman politiknya yang minim kemungkinan akan merugikan bagi kekuasaannya.

Banyak kalangan mengkritik sistem politik di Peru, di mana tidak ada partai yang memegang mayoritas dan sulit untuk mendorong program baru atau membuat perubahan bagi kemajuan negara itu.

“Castillo tidak hanya tidak siap untuk jabatan politik nasional, dia juga tidak memiliki basis politik atau sosial yang dapat diandalkan untuk memberikan dukungan, dia juga tidak mampu mendatangkan penasihat dan ahli yang cakap di berbagai sektor yang dibutuhkan presiden untuk memerintah,” kata Cynthia Sanborn, profesor ilmu politik di perguruan tinggi ternama Peru Universidad del Pacifico kepada Associated Press.* 

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:KDRTPerdana MenteriPeru
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pastor di Tennessee dan Jemaatnya Bakar Buku Harry Potter dan Twilight
Tulisan selanjutnya Tanzania Larang Siswi Membawa Bayinya ke Dalam Kelas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?