Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Lima Tokoh Junta Mali Kena Sanksi Uni Eropa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Februari 2022 19:41 7:41 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Februari 2022 19:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Uni Eropa memberlakukan larangan perjalanan dan pembekuan aset terhadap lima pejabat Mali, termasuk komandan militer senior yang melakukan kudeta tahun lalu – yang merupakan bagian dari lingkaran dalam pemimpin junta Assimi Goïta’s.

Pengumuman itu muncul setelah junta militer mengingkari janji untuk mengadakan pemilihan umum bulan ini, dan justru menundanya selama empat tahun, lansir BBC Jumat (4/2/2022).

Lima pejabat junta Mali yang dikenai sanksi Uni Eropa adalah sebagai berikut.

Choguel Kokalla Maïga, perdana menteri transisi.

Kolonel Malick Diaw, presiden dewan transisi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kolonel Ismaël Wagué, menteri rekonsiliasi – dan orang yang mengumumkan kudeta Agustus 2020.

Adama Ben Diarra, yang juga dikenal sebagai “Ben le Cerveau” yang artinya “Ben Si Cerdik” – orang yang sangat mendukung sikap Rusia yang menyokong Mali.

Ibrahim Ikassa Maïga, seorang anggota dari pemerintahan transisi dari kalangan sipil.

Hubungan antara UE dan Mali belakang ini memburuk, antara lain karena dua kudeta yang dilakukan militer sejak 2020, dan keputusan Mali untuk mendatangkan tentara bayaran dari Rusia.

Negara-negara Eropa, termasuk Prancis, mengancam akan menarik pasukannya yang ditempatkan di negara Afrika itu untuk memerangi militan-militan Muslim.

Bulan lalu, blok kerja sama regional Ecowas menjatuhkan sanksi kepada Mali, yang meliputi pembekuan aset negara Mali yang disimpan di bank komersial negara anggota Ecowas dan penangguhan transaksi keuangan yang tidak penting.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ECOWASjuntamaliSanksiUni Eropa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tanzania Larang Siswi Membawa Bayinya ke Dalam Kelas
Tulisan selanjutnya Kemenag: Segala Bentuk KDRT Tidak Bisa Dibenarkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Berita
31 Agustus 2026 22:46
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?