Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Evergreen Tidak Lagi Gunakan Terminal Pelabuhan Milik Militer Myanmar

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Februari 2022 12:59 12:59 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Februari 2022 12:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Raksasa maskapai pelayaran Taiwan Evergreen Marine hari Kamis (10/2/2022) mengatakan tidak lagi menyandarkan armadanya di terminal pelabuhan milik militer di Myanmar.

Kapal-kapal Evergreen “adakalanya” berlabuh di Hteedan Port Terminal milik militer di Yangon, kata pihak perusahaan, seraya menambahkan bahwa pihaknya selama ini mengontrak mitra lokal untuk melayani kepentingan kapalnya. Namun, sekarang kerja sama itu akan dihentikan.

Pernyataan itu tidak mengatakan kapan atau mengapa Evergreen mengajukan permintaan penghentian penggunaan terminal tersebut atau apakah masih akan mengirim kapal ke pelabuhan lain di Myanmar, lapor AFP.

Militer memiliki kepentingan dalam sebagian besar sektor bisnis Myanmar, mulai dari pertambangan hingga perbankan, minyak, dan pariwisata.

Perusahaan yang terkait dengan junta militer menjalankan tiga pelabuhan di kota pusat komersial Yangon, menurut Burma Campaign UK. 

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada 2020 maskapai pelayaran Maersk mengumumkan tidak lagi menggunakan pelabuhan-pelabuhan milik militer.

Tindakan Maersk itu dilakukan menyusul pembantaian terhadap minoritas Muslim Rohingya pada tahun 2017 oleh aparat keamanan Myanmar, yang mengundang banyak kecaman internasional.

Menyusul kudeta 1 Februari 2021 kekejaman junta militer semakin menjadi, dan sejumlah perusahaan asing dan multinasional seperti TotalEnergies, British American Tobacco dan Telenor memilih angkat kaki dari negara itu, karena situasinya dianggap merugikan bisnis mereka.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Evergreenjunta militermyanmarpelabuhan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya pesawat tempur indonesia Indonesia Resmi Beli 36 Pesawat Tempur Rafale buatan Prancis
Tulisan selanjutnya Ikut Demonstrasi Pengungsi Iran Terancam Dideportasi dari Turki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Berita
1 September 2026 09:01
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?