Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pro-Oposisi Tunisia Protes Presiden Saied yang Kuasai Lembaga Kehakiman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Februari 2022 11:29 11:29 am
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Februari 2022 11:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Rakyat Tunisia hari Ahad (13/2/2022) turun ke jalan untuk berunjuk rasa, beberapa jam setelah Presiden Kais Saied secara resmi mengganti badan pengawas peradilan dan memberi dirinya kekuasaan untuk memecat hakim, memblokir promosi mereka dan melarang mereka melakukan mogok kerja.

Beberapa jam setelah keputusan presiden itu diterbitkan Ahad pagi, lebih dari 2.000 pengunjuk rasa berkumpul di pusat kota Tunis, kebanyakan mengibarkan bendera dan meneriakkan slogan-slogan mendukung lembaga kehakiman yang independen.

“Kebebasan! Kebebasan! Negara polisi sudah usai,” teriak sebagian orang.

Aksi protes itu digerakkan oleh kubu oposisi utama Ennahda, partai terbesar di parlemen Tunisia yang saat ini sedang dibekukan.

Keputusan Saied muncul sepekan setelah dia mengatakan akan membubarkan Dewan Kehakiman Tinggi, mendorong penutupan pengadilan di seluruh penjuru negeri oleh para hakim yang mengatakan langkah itu akan melanggar independensi peradilan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dengan dekrit hari Ahad tersebut, Saied membentuk badan baru Temporary Dewan Kehakiman Tertinggi beranggotakan 21 orang – sembilan di antaranya diangkat sendiri oleh presiden – dan memberinya wewenang untuk memberhentikan “hakim mana pun yang gagal melakukan tugas profesionalnya”.

Tidak hanya itu, “hakim dari semua tingkatan dilarang mogok atau melakukan tindakan kolektif terorganisir yang dapat mengganggu atau menunda kerja normal pengadilan”, bunyi dekrit tersebut.

Bulan Juli lalu Saied memecat pemerintah, menangguhkan parlemen dan merebut berbagai kekuasaan sebelum beralih menjalankan pemerintahan melalui dekrit.

Sejak lama Saied menuding Dewan Kehakiman menghalangi banyak penyelidikan kasus sensitif dan dipengaruhi oleh musuh besarnya, partai Ennahda.

Dia bersikeras mengatakan tidak berniat mengganggu lembaga peradilan, tetapi kelompok-kelompok peduli hak asasi mengkritik langkahnya.

International Commission of Jurists hari Ahad mengatakan bahwa dekrit itu “mengkonsolidasikan kekuasaan di tangan Presiden/eksekutif” dan secara efektif mengakhiri segala bentuk independensi peradilan” di Tunisia, lansir RFI.

“Langkah ini membawa Tunisia kembali ke masa-masa tergelapnya, ketika hakim dipindahkan dan diberhentikan semata atas dasar kehendak eksekutif,” kata komisi itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:EnnahdaKais Saiedtunisia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kisah Ustadz Hasan Ibrahim Bergabung Hidayatullah: Masuk Hutan, Batalkan Kuliah Madinah
Tulisan selanjutnya ritual pantai selatan Ritual Klenik di Pantai Selatan Jember Berujung Maut, 11 Korban Tewas Terseret Ombak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?