Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Penerima Transplantasi Jantung Babi Pertama Meninggal Dunia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Maret 2022 09:57 9:57 am
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Maret 2022 09:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang pria berusia 57 tahun yang mencetak sejarah sebagai orang pertama yang menerima transplantasi jantung babi telah meninggal dunia pada hari Selasa (8/3/2022) petang di University of Maryland Medical Center (UMMC), kata pihak rumah sakit.

David Bennett menerima transplantasi jantung babi yang telah dimodifikasi secara genetik tersebut pada 7 Januari 2022.

Kondisinya mulai memburuk beberapa hari lalu, kata pihak rumah sakit dalam sebuah pernyataan yang dirilis hari Rabu. Bennett diberikan “perawatan paliatif yang penuh kasih” setelah jelas bahwa kesehatannya tidak mungkin dapat pulih, lansir Reuters.

Bennett dapat berkomunikasi dengan keluarganya selama jam-jam terakhir masa hidupnya, kata rumah sakit.

Bennett pertama kali datang ke UMMC sebagai pasien pada bulan Oktober 2021 dan dipasangkan mesin bypass jantung-paru untuk membuatnya tetap hidup, tetapi dia dianggap tidak memenuhi syarat untuk menjalani transplantasi jantung konvensional (dengan jantung manusia).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Setelah Bennett dipasangkan jantung babi yang telah dimodifikasi secara genetik untuk mencegah reaksi penolakan tubuh dalam operasi pertama, putranya menyebut prosedur itu sebagai suatu “keajaiban.”

Operasi itu, yang dilakukan oleh tim di UMMC, adalah yang transplantasi pertama yang menunjukkan kelayakan transplantasi jantung babi-ke-manusia, bidang yang dimungkinkan terwujud oleh adanya alat pengeditan gen baru.

Bagi Bennett, prosedur transplantasi jantung babi itu adalah pilihan terakhirnya.

“Sebelum menyetujui untuk menerima transplantasi, Tuan Bennett sepenuhnya diberitahu tentang risiko prosedur, dan bahwa prosedur itu masih eksperimental dengan risiko dan manfaat yang tidak diketahui,” kata rumah sakit.

Pada 31 Desember 2021, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat memberikan izin darurat untuk operasi dengan harapan bisa menyelamatkan nyawanya.

Jantung yang ditransplantasikan bekerja “sangat baik selama beberapa pekan tanpa tanda-tanda penolakan,” kata rumah sakit pada hari Rabu.

Babi telah lama dibidik menjadi sumber potensial transplantasi karena organ mereka sangat mirip dengan manusia.

Upaya-upaya sebelumnya untuk melakukan transplantasi babi ke manusia gagal karena adanya perbedaan genetik yang menyebabkan penolakan organ atau virus yang menimbulkan risiko infeksi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatDavid BennettTransplantasi Jantung Babi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Austria Batalkan Kewajiban Vaksinasi Covid-19
Tulisan selanjutnya Tren Covid Turun, Pemerintah Sesuaikan Aturan, MUI Harap Umat Islam Optimalkan Persiapan Ramadhan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel

Berita
20 Oktober 2026 19:37
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Terbaru

  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?