Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dua Perempuan Saudi Ditemukan Tewas di Australia, Salah Satunya Diyakini Banci

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Agustus 2022 08:30 8:30 am
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Agustus 2022 08:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Dua perempuan kakak-beradik asal Arab Saudi ditemukan tewas di atas tempat tidur mereka sebulan setelah kehilangan nyawa di Australia. Salah satunya diyakini banci, pria yang hidup dan berpenampilan layaknya wanita.

Mereka diketahui pernah menghadiri sebuah acara di Sydney pada bulan Januari. Dalam acara yang dikhususkan bagi kalangan banci itu mereka mengatakan bahwa kaum wanita gay “hidup dalam ketakutan” di Arab Saudi.

The Guardian melaporkan, kepolisian sedang menyelidiki apakah salah satu atau kedua kakak-beradik itu mengalami persekusi karena orientasi seksual mereka di Arab Saudi, kampung halaman yang mereka tinggalkan pada tahun 2017 untuk meminta suaka di Australia.

Jasad Asra Abdullah Alsehli, 24, dan Amaal Abdullah Alsehli, 23, ditemukan di atas tempat tidur di apartemen mereka di Canterbury pada 7 Juni. Mereka sudah tak bernyawa selama lebih dari sebulan ketika jasadnya ditemukan, kata polisi.

Tidak ada tanda-tanda cedera pada tubuh mereka atau tanda-tanda ada orang masuk ke apartemen secara paksa. Polisi  mengakui bahwa mereka belum dapat menentukan penyebab kematian keduanya, lapor The Guardian Kamis (4/8/2022).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kedua pemuda itu dikabarkan hidup menyendiri, karena mereka tidak banyak memiliki teman dan kenalan di Australia. 

Seorang wanita muncul dan mengatakan pernah bertemu mereka di sebuah acara khusus perempuan banci awal tahun ini. 

Wanita itu, yang tidak ingin identitasnya diungkapkan, mengatakan kepada The Guardian kakak-beradik itu tidak terlalu bergaul di pesta tersebut dan mengatakan kepadanya bahwa kalangan banci (homoseksual) mengalami penindasan di Arab Saudi.

“Mereka berdiri di pojokan, tampak malu-malu, karena itu saya mendekati dan mengajak mereka ngobrol,” cerita wanita itu.

“Mereka bilang bahwa mereka berasal dari Arab Saudi, dan kami ngobrol tentang kehidupan banci di sana. di Mereka mengatakan di sana wanita hidup dalam ketakutan dan khawatir akan keselamatan mereka, dan mereka bersyukur tinggal di Australia, di mana mereka bisa lebih bebas mengekspresikan diri.”

Keduanya, yang berpenampilan seperti wanita, sedang mengajukan perlindungan kepada Departemen Dalam Negeri Australia.

“Saya bertanya tentang kehidupan mereka di Arab Saudi dan apakah mereka baru-baru ini kembali ke rumah untuk mengunjungi keluarganya. Tetapi mereka tampaknya enggan menjelaskan secara rinci dan hanya memberikan jawaban singkat,” kata wanita itu.

“Saya mendapat kesan bahwa mereka sangat jarang keluar dan belum banyak menjelajahi Sydney, ” imbuhnya.

“Yang sangat menyedihkan adalah mereka ketika itu mengatakan kepada saya bahwa mereka sangat bersemangat untuk menghadiri acara seperti ini dan bahwa mereka siap untuk mulai menjelajahi Sydney lebih banyak. Mereka seharusnya aman di Australia,” tambahnya.

Polisi sebelumnya telah mengkonfirmasi bahwa pihaknya telah menghubungi keluarga kakak-beradik itu di Arab Saudi, dan bahwa mereka bersikap kooperatif dan tidak dianggap sebagai tersangka.

Keduanya adalah pencari suaka di Australia dan sudah mendapatkan layanan pemukiman di Sydney, guna menjalani kehidupan yang baru. Apa yang menjadi alasan mereka mencari suaka tidak diketahui.

Para aktivis yang sering membantu orang Saudi mencari suaka di Australia mengatakan kepada The Guardian bahwa tidak mengejutkan apabila keduanya merasa perlu kabur dari Arab Saudi disebabkan orientasi seksualnya.

“Cukup banyak para pencari suaka asal Saudi di sini  yang kabur disebabkan orientasi seksual mereka dan karena persekusi yang mereka alami, atau mereka tahu akan sengsara apabila mengungkapkan preferensi seksual mereka,” 

Sekitar 75 wanita (atau yang mengaku wanita) Saudi diberikan visa perlindungan permanen di Australia kurun lima tahun terakhir.

Seorang pemilik rumah sewa mengatakan kepada The Guardian bahwa ibu dari kakak-beradik itu beberapa kali mengunjungi mereka antara 2017 dan 2019.

Mereka hanya memiliki beberapa teman saja selain seorang pria pacar dari salah satunya. Mereka hanya keluar rumah untuk berbelanja atau bekerja. Keduanya diketahui bekerja sebagai pengatur lalu lintas di sebuah perusahaan konstruksi.

Dalam laporan di media sebelumnya disebutkan bahwa diketahui salah satu dari kakak-beradik itu adalah banci, sedangkan satunya lagi tidak jelas apa orientasi seksualnya.

Pada Januari 2019, seorang di antaranya yang bernama Asra pernah mengajukan permohonan perintah penangkapan atas seorang pria karena melakukan tindak kekerasan. Namun, permintaan itu kemudian dicabut.

Apartemen dua kamar di mana kakak-beradik itu ditemukan pada 7 Juni sekarang sudah disewakan kembali dengan tarif $520 seminggu. Penawaran dilengkapi dengan keterangan bahwa di tempat itu pernah ditemukan dua mayat dan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Namun, ditegaskan pula bahwa tempat itu bukan lokasi kejadian kejahatan dan tidak berpotensi membahayakan penghuninya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiAustraliabancigayhomoseksual
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ada Bukti Virus Polio Merebak di New York
Tulisan selanjutnya Muharram Bangkit BMH Salurkan 444 Mushaf Al-Quran untuk Santri TPQ se-Banten

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?