Hidayatullah.com–“Hari ini, kebencian pada AS sudah memuncak,” jelasnya pada media Prancis Le Monde. Mubarak, yang mengunjungi AS minggu lalu, melihat tindakan AS telah menyebabkan keputusasaan, frustasi, dan rasa ketidakadilan di dunia Arab. AS, menurut dia, tidak bisa menutupi dukungannya pada Israel. “AS jelas mendukung Israel. Sebab, mereka tampak tenang-tenang saja ketika dua pemimpin Hamas dibunuh. AS menutup mata pada kebencian yang ada sekarang,” ujarnya. Menurut Mubarak, pembunuhan Rantissi bisa berakibat serius. Stabilitas Gaza Palestina dan Iraq akan terus terancam. “Kepentingan AS dan Israel tidak akan diterima di mana pun, di sini maupun di seluruh dunia,” tegasnya. Di sisi lain, Mubarak menyambut baik rencana Perdana Menteri Israel Ariel Sharon untuk menarik pasukan dari Gaza. Rencana tersebut, menurut dia, sejalan dengan ide perdamaian yang disepakati bersama dengan Palestina didukung AS, Uni Eropa, PBB, dan Rusia. (rtr)