Hidayatullah.com– Aliansi politik Pakatan Harapan, hari Kamis (20/10/2022), secara resmi mengumumkan Datuk Seri Anwar Ibrahim sebagai calon koalisi perdana menteri Malaysia dalam Pemilihan Umum ke-15 (GE15) yang akan digelar tahun ini.
Saifuddin mengatakan hal ini diputuskan oleh Majlis Presiden Pakatan Harapan, lapor Malay Mail.
“Di dalam peperangan mana pun akan ada seorang jenderal dan dalam konteks pemilu, kami juga memiliki seorang kandidat perdana menteri dan orang tersebut adalah Anwar Ibrahim,” kata Saifuddin dalam acara Pakatan Harapan 2022 Convention yang digelar di Ipoh Convention Centre (ICC).
Saifuddin juga mengatakan negosiasi pembagian kursi di antara partai anggota koalisi dalam Pemilu ke-15, yang dijadwalkan akan digelar pada 19 November, sudah tuntas dibicarakan.
“Namun, negosiasi kursi dengan pakta pemilihan PH, yang bukan bagian dari partai komponen koalisi masih berlangsung dan akan segera diselesaikan,” katanya.
Sebelumnya, sekretaris jenderal partai yang dimotori oleh kalangan peranakan China di Malaysia DAP, Anthony Loke Siew Fook, juga mengumumkan dalam konvensi tersebut bahwa partai-partai yang tergabung dalam Pakatan Harapan akan menggunakan logo koalisi dalam pemilu bulan depan.
Pada 2018, partai-partai anggota Pakatan Harapan menggunakan logo PKR – partainya Anwar Ibrahim – sebab koalisi tersebut belum didaftarkan secara resmi sementara DAP kala itu juga berisiko dicekal oleh regulator Registrar of Societies.*