Hidayatullah.com—Sedikitnya sembilan orang telah dites positif Covid-19 di sebuah kota China di perbatasan dengan Myanmar, kata pejabat setempat.
Kasus pertama diidentifikasi hari Senin (29/3/2021), dan tes terhadap orang yang kontak dekat menunjukkan sejumlah hasil positif.
Lima dari mereka adalah warga China dan empat lainnya warga negara Myanmar. Usia mereka antara 22 dan 42 tahun, kata Komisi Kesehatan Provinsi Yunnan dalam laporan yang dipublikasikan daring seperti dilansir The Guardian Rabu (31/3/2021).
Pemerintah daerah Ruili, kota yang berpenduduk sekitar 210.000 jiwa, mengatakan warganya semua akan dites Covid dan harus menjalani karantina di rumah selama sepekan.
Daerah tempat tinggal di mana infeksi ditemukan telah dikunci.
Associated Press melaporkan dati Beijing bahwa aparat diminta menindak orang-orang yang melintasi perbatasan secara ilegal, orang yang memberikan penginapan untuk mereka, serta orang yang mengatur perjalanan lintas batas secara illegal.
Ruili sudah menutup semua tempat usaha kecuali supermarket, apotek dan pasar bahan makanan.*