Hidayatullah.com—Turki memutuskan untuk mendukung Riyadh menyusul tindakan Amerika Serikat (AS) yang ingin menekan Arab Saudi setelah mengambil keputusan untuk membatasi produksi minyak. Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusiglu mengatakan AS seharusnya tidak menekan Arab Saudi setelah Organisasi Produsen Minyak (OPEC) memutuskan untuk memangkas produksi.
“Kami melihat negara itu mengancam Arab Saudi akhir-akhir ini dan tindakan itu salah,” kata Cavusoglu dalam konferensi pers di Turkiye selatan seperti dikutip Reuters.
Pekan lalu, Presiden Joe Biden mengatakan, akan ada konsekuensi bagi hubungan AS dengan Arab Saudi menyusul keputusan OPEC untuk membatasi produksi minyak. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal Farhan, mengatakan keputusan pengurangan produksi minyak OPEC karena alasan ekonomi dan dibuat berdasarkan konsensus negara-negara anggota.
Cavusoglu mengatakan, tidak pantas AS menggunakan alasan ini sebagai elemen untuk menekan Arab Saudi dan negara lain. Sejak tahun ini, Turkiye telah berusaha memulihkan hubungan dengan Arab Saudi yang sebelumnya tegang menyusul pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi di Istanbul pada 2018.*