Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kaum Muslim Khawatir Meningkatnya Islamophobia di Jerman

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 November 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Warga Muslim di Jerman menyatakan khawatir atas meningkatnya gelombang kebencian terhadap Islam di negara itu yang diwarnai dengan eskalasi serangan ke pusat-pusat keislaman. Pernyataan ini disampaikan Aiman Mazyek, Ketua Dewan Pusat Muslim di Jerman saat menjelaskan peningkatan aksi serangan dan gangguan terhadap pusat-pusat keislaman di negara itu. “Tempat ibadah warga Muslim setiap beberapa hari sekali selalu menjadi sasaran serangan dan gangguan orang yang anti Islam,” ujarnya dikutip Radio Iran, Irib. Seraya mengaku bahwa dirinya beberapa kali mendapat ancaman dari pihak yang tak dikenal, Mazyek menambahkan, aksi-aksi anti Islam di Jerman jauh lebih memprihatinkan dibanding aksi-aksi rasialisme lainnya. Ketua Dewan Pusat Muslim Jerman itu juga menceritakan peristiwa pembunuhan seorang warga Muslim asal Iraq oleh kelompok ekstrim neo-Nazi. Mazyek menegaskan, untuk menilai sejauh mana hak asasi manusia dihormati di sebuah masyarakat, yang harus dijadikan tolok ukur adalah cara mayoritas memperlakukan kelompok minoritas. Tanggal 24 Oktober lalu, seorang pemuda asal Iraq bernama Kamal tewas dibunuh oleh dua ekstrimis neo-Nazi di kota Leipzig. Ia tewas di rumah sakit akibat luka tusukan. Dengan demikian Kamal adalah korban keenam aksi neo-Nazi dan gerakan rasisme sejak tahun 1990 di kota yang sama. Sebelum ini, dunia sempat dihebohkan oleh aksi pembunuhan yang dilakukan seorang warga Jerman di pengadilan negara itu atas seorang wanita muslimah berjilbab asal Mesir yang bernama Marwa Sherbini. Pelaku berada di pengadilan karena pengaduan Marwa terhadapnya. Sherbini melaporkan perbuatan pelaku yang rasialis. Di pengadilan itulah, pelaku membunuh Marwa dengan 18 tusukan pisau di depan hakim dan polisi dengan tatapan duka suami dan putrinya yang berusia 3 tahun. Peristiwa pembunuhan Marwa Sherbini sangat menyakitkan sehingga menyulut kemarahan luas umat Islam sedunia. Entah apa yang bakal dikatakan dunia khususnya Dunia Barat jika korban penusukan itu adalah wanita Yahudi atau perempuan non Muslim. Tentu, media massa dunia akan menyebutnya sebagai tragedi terbesar di pengadilan. Dan, mungkin sampai hari ini media tak henti-hentinya memberitakan insiden tersebut. Namun, ketika korbannya adalah wanita muslimah yang gugur karena mempertahankan jilbabnya, media massa Barat bahkan para petinggi Jerman berusaha menutup-nutupi kejadian itu. Di Jerman, aksi-aksi anti Islam sudah menjadi fenomena yang tak asing. Pemerintah dan para petinggi negara itu juga tak segan-segan menyebut warga Muslim sebagai biang masalah di sana. Sikap yang jelas menunjukkan dukungan kepada praktik diskriminasi terhadap warga Muslim. [irb/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Indonesia akan Meminta AS Mempermudah Peluang Beasiswa
Tulisan selanjutnya Ada Desa Anak-anak Kembar di India

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?