Hidayatullah.com–Populasi Muslim dan Kristen diperkirakan hampir sama pada tahun 2050, dengan Islam diperkirakan menjadi agama dengan pertumbuhan tercepat di planet ini, kata proyeksi yang dirilis Kamis (3/4/2015) dan diberitakan AFP.
Prediksi terhadap profil agama yang dilakukan Pew Research Center ini telah melakukan penilaian terhadap data seluruh dunia terkait tingkat kesuburan, tren pertumbuhan penduduk muda, dan statistik perpindahan agama.
“Selama empat dekade mendatang pemeluk Kristen akan tetap menjadi kelompok agama terbesar, namun Islam akan tumbuh lebih cepat daripada agama besar lainnya,” menurut laporan tersebut.
Para peneliti memperkirakan akan ada 2,76 miliar Muslim di planet ini saat itu, dan 2,92 miliar Kristen. Angka-angka tersebut sekitar 29,7 dan 31,4 persen dari populasi dunia.
Ada 1,6 miliar Muslim di planet ini pada tahun 2010, dibandingkan dengan 2,17 miliar orang Kristen.
“Jumlah Muslim akan hampir sama dengan jumlah orang Kristen di seluruh dunia,” tambahnya.
Hindu berada di posisi ketiga, sekitar 14,9 persen dari total populasi dunia, diikuti oleh orang-orang yang tidak berafiliasi dengan agama apa pun, sekitar 13,2 persen.
Kawasan Asia-Pasifik akan tetap paling populer bagi umat Islam, didukung oleh populasi muda dengan tingkat kesuburan yang tinggi.
Studi ini memprediksi bahwa India akan memiliki populasi Muslim terbesar melebihi Indonesia, meskipun Hindu masih menjadi mayoritas.
Di seluruh Eropa populasi Muslim diperkirakan menjadi 10 persen, kata Pew.
Jika tren ini terus berlanjut, Islam akan menjadi agama paling populer di dunia setelah 2070, katanya.
Peneliti mengatakan, proyeksi yang disusun selama enam tahun terakhir hanya berdasarkan data –yang diharapkan akurat– serta perkiraan tren.
“Banyak kejadian –penemuan ilmiah, konflik bersenjata, gerakan sosial, gejolak politik, bencana alam, dan perubahan kondisi ekonomi, serta lainnya– bisa menggeser tren demografis ini dengan cara yang tak terduga.”
Para peneliti mengatakan, data perpindahan agama hanya berasal dari 70 negara, tidak termasuk negara dengan penduduk terbanyak di dunia, India, dan China.
Ateisme meningkat
Laporan ini memperkirakan jumlah orang yang tidak memiliki afiliasi keagamaan akan turun persentasenya dari jumlah penduduk dunia, meskipun di beberapa negara seperti Amerika Serikat dan Prancis jumlah ateis dan agnostik diperkirakan akan meningkat.
Buddhisme merupakan keyakinan yang diperkirakan pengikutnya tidak meningkat, karena populasi penuaan dan tingkat kesuburan yang stabil di negara-negara Buddhis, seperti China, Jepang, dan Thailand.
Eropa akan menjadi satu-satunya wilayah dengan populasi keseluruhan menyusut, sehingga populasi Kristen akan turun dari 553 juta menjadi 454 juta.
Demikian pula, di Amerika Serikat, Kristen akan menurun, dari tiga per empat menjadi dua pertiga pada tahun 2050.
Islam akan melampaui Yahudi sebagai agama non-Kristen paling populer di Amerika Serikat.
Para peneliti mengumpulkan data lebih dari 2.500 sensus, survei, dan register penduduk dari 175 negara, meliputi 95 persen dari populasi dunia.
Proyeksi telah mempertimbangkan ukuran dan distribusi geografis agama-agama besar di dunia, perbedaan usia, tingkat fertilitas dan mortalitas, migrasi internasional dan pola dalam perpindahan agama.*