Hidayatullah.com | Sahabatsuriah.com–Ini bukan statistik. Sekelompok wanita dan anak-anak di kawasan Al-Buwayda, Homs, kemarin pagi sedang berjalan di lapangan terbuka ketika tiba-tiba saja beberapa mobil berisi tentara-tentara rezim Bashar al-Assad mendekat. Beberapa anak berusaha berlari namun kalah cepat.
Orang-orang bersenjata itu langsung melepaskan tembakan-tembakan dan hanya dalam hitungan menit, jatuh 18 orang korban. Selain korban tewas, 3 orang ditemukan warga sekitar dalam keadaan luka berat. Dua orang lagi warga dinyatakan hilang.
Mengapa anak-anak ini dibunuh? Apa salah mereka?
Anak-anak Suriah kini tidak pergi ke sekolah, tapi ‘pergi’ ke makam mereka.
Sementara itu, Local Coordination Committees melaporkan para relawannya kemarin mendokumentasi adanya sekitar 200 orang yang tewas karena berbagai kekerasan, terutama yang dilancarkan oleh pasukan rezim Bashar al-Assad.
Termasuk yang menemui syahid (Insya Allah) adalah 32 wanita, 18 anak-anak dan seorang lelaki yang tewas karena disiksa pasukan rezim. Sebanyak 102 jenazah ditemukan di Raas Nabi’ di Baniyas, korban pembantaian hari sebelumnya, Jumat 3 Mei. Sebanyak 30 syuhada ditekumkan di Homs, 20 di Damascus, 14 di Aleppo, 10 di Dara’a, 7 di Raqqah, 6 di Hama, 4 di Idblib dan 1 di Deir Ezzur.*