Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Kelompok Oposisi Suriah Berhasil Tembus Kepungan Aleppo

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Agustus 2016 16:45 4:45 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Agustus 2016 16:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kelompok oposisi Suriah hari Ahad berhasil memecahkan kepungan tentara pemerintah di kota Aleppo setelah pertempuran sengit antara kedua pihak yang berlangsung selama enam hari.

Menurut organisasi oposisi Suriah, Pakatan Nasional yang berbasis di Turki melalui Twitter, kelompok oposisi telah berhasil membobol kepungan di Aleppo.

Kelompok monitor dan oposisi mengatakan bahwa mereka berhasil menerobos kepungan pasukan pemerintah. Seperti yang diungkapkan oleh kelompok Jabhah Fatah al-Sham dalam rilisnya.

“Para pejuang dari luar kota bertemu dengan saudara mereka sesama pejuang dari dalam kota, bekerjasama untuk membangun kontrol atas sisa-sisa posisi untuk memecahkan pengepungan,” begitu bunyi pernyataan kelompok itu seperti dikutip  Reuters, Ahad (07/08/2016).

Hal tersebut dibenarkan kelompok Ahrar al-Sham melalui Twitter bahwa kelompok oposisi telah berhasil membuka rute ke Aleppo.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Lebih 500 anggota kelompok oposisi dan tentara pemerintah tewas dalam seminggu selama pertempuran sengit antara kedua dalam usaha untuk menguasai Aleppo.

Menurut Ketua Pemantau Hak Asasi Manusia Suriah, Rami Abdel Rahman, kebanyakan yang terbunuh sejak 31 Juli lalu adalah anggota kelompok oposisi menyusul serangan udara bertubi-tubi oleh tentara Suriah dan Rusia.

Katanya, setidaknya 130 orang sipil ikut tewas sejak Minggu lalu akibat serangan kelompok oposisi terutama di daerah yang dikuasai pemerintah Bashar al Assad.

Namun, pernyataan ini dibantah oleh media pro pemerintah dan mengatakan pasukan pemerintah berhasil mendapatkan kembali wilayah yang baru-baru ini diambil oleh pemerintah.

“Kami telah mendapatkan laporan tapi situasinya masih cair dan kami tidak akan memberikan perkembangan terbaru dari medan perang,” kata pejabat Departemen Luar Negeri Suriah.

Sekitar 250 ribu warga sipil masih tinggal di timur Aleppo, yang sejak awal Juli dikepung tentara dibantu oleh milisi Syiah yang didukung Iran.

Tentara pekan lalu merebut wilayah di sekitar Castello, yang mengarah ke utara menuju Turki.

Kelompok pemantau konflik Suriah, Syrian Observatory for Human Rights (SOHR) mengatakan serangan oposisi itu adalah yang terbesar selama beberapa bulan terakhir.

Observatory mengatakan pasukan pemerintah menyerang Khan Touman di selatan Aleppo, sedang oposisi telah memborbardir wilayah pusat Aleppo yang dikuasai pemerintah semalaman.

Aleppo, kota terbesar Suriah sebelum pecahnya konflik lima tahun yang lalu, terpecah antara pasukan pemerintah dan oposisi sejak musim panas 2012.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ibunda Gubernur Aher Berpulang ke Rahmatullah
Tulisan selanjutnya Jutaan Orang Turun Jalan Dukung Erdogan dan Demokrasi di Turki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?