Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Empat Tahun Serangan Koalisi AS di Suriah Bunuh 3.300 Warga Sipil

Ahmad
Terakhir diupdate: 26 September 2018 05:52 5:52 am
Ahmad
Dipublikasikan 25 September 2018 20:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Observatorium Suriah untuk Hal Asasi Manusia, dalam laporannya yang dikutip The New Arab, hari Ahad (23/9/2018) mengatakan, serangan udara yang dilancarkan koalisi pimpinan Amerika Serikat telah menjadi penyebab kematian bagi 3.300 warga sipil di Suriah.

Jumlah tersebut terhitung sejak AS pertama kali melancarkan serangan udara ke Suriah dengan menargetkan kelompok ISIS pada 23 September 2014.

Koalisi AS mulai melancarkan serangan terhadap target kelompok teroris ISIS di Iraq pada Agustus 2014, di mana organisasi itu memproklamirkan berdirinya kekhalifahan.

Baca: Hamas Kecam Serangan Amerika di Suriah 

Jumlah yang disebutkan dalam laporan itu hampir tiga kali lebih besar dibandingkan klaim yang dirilis koalisi pimpinan AS, yang hanya mencatat sekitar 1.000 warga sipil tewas, baik di Suriah maupun Irak.

Washington juga mengatakan telah melakukan segala cara untuk menghindari jatuhnya korban sipil.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di London, Inggris, mencatatkan bahwa serangan udara koalisi ke Suriah telah membunuh 3.331 warga sipil.

Data tersebut diperoleh melalui jaringan sumber di dalam Suriah, serta melacak pola penerbangan, pesawat yang terlibat dan amunisi yang digunakan untuk menentukan pihak yang melakukan serangan.

“Di antara korban warga sipil yang tewas termasuk 826 anak-anak dan 615 perempuan,” kata kepala Observatorium, Rami Abdel Rahman. Sementara dalam laporan resmi yang dipublikasikan bulan lalu, koalisi AS mengatakan serangan yang mereka lancarkan telah secara tidak sengaja membunuh 1.061 warga sipil di Iraq dan Suriah hingga 30 Juli 20918.

Baca: Dunia Arab Mendukung Serangan AS ke Suriah

Koalisi juga masih menilai 216 laporan lanjutan terkait korban sipil dengan beberapa di antaranya adalah serangan yang dilancarkan pada 2014.

“Sejauh mana perbedaan dalam jumlah korban, koalisi telah mendasarkan pada temuan fakta dan bukti.”

“Kami tidak mengklaim menyediakan angka pasti, tetapi mengatakan bahwa itu didasarkan pada bukti-bukti yang ada,” kata Juru Bicara Koalisi AS Sean Ryan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatISISkoalisiObservatorium Suriah untuk Hal Asasi Manusiaserangan udarasuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amal, Ciri Ulama yang Sering Terlupakan
Tulisan selanjutnya Warga Lombok Utara Tolak Bantuan Asing Berunsur Propaganda Agama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

genosida bosnia
Berita

Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Berita
28 Agustus 2026 02:27
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?