Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dunia Arab Mendukung Serangan AS ke Suriah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 April 2018 21:35 9:35 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 April 2018 23:25
Bagikan
Bashar Jaafari, Perwakilan Tetap Republik Arab Suriah untuk PBB saat berpidato di DK PBB pasca serangan Amerika Sabtu, 14 April 2018
Bagikan

Hidayatullah.com–Beberapa negara Arab telah menyuarakan dukungannya kepada serangan yang dipimpin Amerika Serikat (AS) yang menargetkan tempat penyimpanan senjata kimia rezim Bashar al Assad pada Sabtu.

Amerika, Prancis dan Inggris melancarkan serangan tersebut setelah dugaan adanya penggunaan senjata kimia yang menewaskan puluhan nyawa di Douma, dekat Damaskus, Ghouta Timur.

Dalam sebuah pernyataan, Arab Saudi “mendukung sepenuhnya” serangan udara sebagai “respon atas penggunaan senjata kimia oleh rezim Assad yang menewaskan masyarakat sipil yang tidak bersalah, termasuk wanita dan anak-anak.”

“Penggunaan senjata yang telah dicegah secara internasional adalah lanjutan kejahatan yang dilakukan oleh rezim Assad selama bertahun-tahun kepada masyarakat Suriah,” ujar sebuah sumber dengan Kementerian Luar Negeri, dikutip oleh kantor berita SPA sebagaimana dikutip Anadolu Agency.

Kementerian Luar Negeri Qatar juga mendukung serangan yang dipimpin oleh AS terhadap “target spesifik, yang digunakan oleh rezim Assad untuk membunuh masyarakat sipi.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam sebuah pernyataan, kementerian menegaskan kembali dukungan untuk semua upaya internasional yang ditujukan untuk mencapai solusi politik “yang memenuhi aspirasi masyarakat Suriah dan mempertahankan integritas wilayah Suriah.”

Bahrain juga menyatakan dukungannya kepada serangan yang menargetkan pangkalan militer dan tempat penyimpanan senjata kimia di Suriah.

Baca: NATO Dukung Serangan ke Suriah oleh AS, Inggris dan Prancis

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Bahrain menyatakan serangan tersebut “sangat penting untuk melindungi masyarakat sipil Suriah dan mencegah penggunaan senjata yang telah dilarang.”

Solusi Politik

Sementara Kuwait, menyesalkan “eskalasi yang berbahaya” di Suriah.

Sebuah sumber Kementerian Luar Negeri mengatakan serangan yang dilancarkan tersebut adalah hasil dari kegagalan Dewan Keamanan PBB untuk meraih solusi politik terhadap konflik yang telah berlangsung selama 7 tahun, menurut kantor berita KUNA.

Mesir, sementara itu, menyuarakan perhatiannya terhadap “eskalasi militer di Suriah”.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri mengatakan bahwa mereka menolak penggunaan senjata yang dilarang secara internasional di Suriah, menyerukan penyelidikan yang transparan atas tuduhan penggunaan senjata kimia di negara tersebut.

Yordania menyerukan untuk mencapai solusi politik untuk konflik di Suriah.

“Solusi politik adalah satu-satunya jalan keluar krisis di Suriah, yang telah memasuki tahun ke-8 untuk menjamin stabilitas, integritas wilayah dan keamanan Suriah,” ujar juru bicara pemerintah Mohammad al-Momani dalam sebuah pernyataan.

Kementerian Luar Negeri Iraq menyebut serangan yang dipimpin oleh AS sebagai “tindakan yang berbahaya”.

“Kami menganggap perilaku ini sangat berbahaya karena dampaknya pada warga yang tidak bersalah,” kata juru bicara kementerian, Ahmad Mahjoub dalam sebuah pernyataan.

Baca: Turki Dukung Sikap AS Serang Gudang Senjata Assad

Presiden Lebanon Michel Aoun mengatakan serangan yang dipimpin AS “tidak berkontribusi untuk menemukan solusi politik terhadap krisis Suriah.”

“Dialog telah menjadi suatu keharusan untuk menghentikan situasi yang memburuk dan mengurangi campur tangan asing yang telah memperumit krisis Suriah,” ujar Aoun dalam sebuah pernyataan.

“Lebanon menolak segala serangan yang dilakukan asing kepada negara Arab, apapun alasannya,” ia menekankan.

Sementara Turki, melalui Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu pada Sabtu mengatakan Turki tidak memihak kepada Rusia dan Amerika Serikat (AS) namun setuju pemusnahan senjata kimia.

“Kita tidak membuat pilihan antara Rusia dan AS. Kita juga tidak membuat pilihan antara Bashar al-Assad dan AS, Prancis dan Inggris,” ujar Cavusoglu dalam kongres ke-5 Partai Keadilan dan Pembangunan (Partai AK) di wilayah Alanya.

“Tujuan kita adalah membawa solusi politik di Suriah, menciptakan kembali perdamaian dan menjamin stabilitas, perbatasan dan persatuan Suriah; kami sungguh-sungguh mengenai hal ini,” ujar dia.

Pada Sabtu, Cavusoglu mengatakan serangan yang dipimpin oleh AS adalah untuk melawan rezim Assad yang menggunakan senjata kimia.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatASAS Serang SuriahBarat Serang SuriahDonald TrumpDoumaDunia ArabGhouta TimuringgrisNATOPakta Pertahanan Atlantik Utara Jens StoltenbergPrancisrudalrusiasenjata kimiasuriahTomahawk
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ilmuwan China Temukan Teknologi Penyimpan Data Digital Super Cepat
Tulisan selanjutnya Hamas Kecam Serangan Amerika di Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?