Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

NU Usul Penghapusan Kolom Agama di KTP

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 November 2002 15:24 3:24 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 November 2002 15:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Wakil Ketua PWNU Jatim, Drs KH Nurudin A Rahman SH menuturkan pencantuman kolom agama dalam KTP sudah tak perlu lagi karena pengakuan agama bukan hak pemerintah. Desakan penghapusan kolom agama di KTP ini muncul dalam debat publik “Hubungan Agama dan Negara” yang digelar Forum Lintas Agama (FLA) Jatim di Hotel Satelit, Senin (25/11), lalu. “Dalam Islam agama itu ketetapan Allah yang dibuat untuk menuntun orang yang berakal sehat agar diberi petunjuk mencapai kebahagiaan dunia akhirat,” ujar Nurudin. Dalam forum itu juga ada desakan kepada pemerintah agar segera mengakui Khonghucu sebagai agama. “Larangan Khonghucu itu kan warisan Orba, saat itu pemerintah ketakutan dengan RRC terkait komunis. Kalau sekarang tak ada lagi kekhawatiran, mengapa masih belum mengakui,” tandasnya Nurudin. Ketua Parisada Hindu Darma (PHDI) Jatim, I Wayan Suwarna juga setuju penghapusan kolom agama dalam KTP. Alasanya, pencantuman kolom agama banyak membawa dampak negatifnya. Wayan memberi contoh, dalam menghitung pemeluk suatu agama selama ini menggunakan KTP. “Namun ada temuan, orang beragama Hindu ditulis Islam. Ada juga KTP Islam namun tak tahu tentang agamanya. Jadi mengukur keyakinan lewat KTP sulit,” ingatnya. Henney Sumali SH, Ketua Yayasan Kanisah Orthodox Syria menuturkan agama dan negara harus terpisah. “Agama itu urusan private (pribadi), jangan sampai negara menentukan apa yang harus dipercayai dan tidak. Kalau ada institusionalisasi agama atau bukan, sebaiknya diserahkan pemeluknya,” ujar Henney. Ketua Majelis Agama Khonghucu Indonesia (Makin) Jatim Bingky Irawan menambahkan akibat pemerintah campur tangan masalah agama, semuanya jadi tak karu-karuan. “Kita seharusnya kembali ke UUD 1945 yang menjamin kebebasan agama bagi pemeluknya. Harusnya pemerintah tak terlalu intervensi, cukup mengayomi saja,” pinta Bingky. Pada acara debat, para tokoh FLA juga mendengarkan testimoni Anly Cenggana SH tentang pengalaman berjuang meraih KTP Khonghucu, walau akhirnya dianulir Pemkot Surabaya. Wali Kota Surabaya Drs Bambang DH MPd meminta semua pihak tak emosional menyikapi masalah agama Khonghucu. “Kami akan minta pemerintah pusat segera mengambil keputusan tentang Khonghucu. (sy/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hari Anti Coca-Cola Se-Dunia
Tulisan selanjutnya Fatwa Mati Pemicu Kerusuhan Miss World

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?