Hidayatullah.com–Ormas Hidayatullah belum tentukan sikap, apakah mendukung salah satu pasangan kandidat presiden-wakil presiden, bersikap abstain (golput), atau mempersilakan kadernya memilih berdasarkan nuraninya masing-masing, pada pemilihan presiden (pilpres) putaran kedua bulan September mendatang. Hal demikian disampaikan Ustadz Abdurrahman, Ketua Umum DPP Hidayatullah kepada Hidayatullah.com tadi siang, menanggapi pernyataan Wakil Ketua Muhammadiyah dan Sekretaris Umum MUI, Din Syamsuddin, kemarin (14/7) yang mengisyaratkan ormas-ormas Islam, termasuk Hidayatullah, akan bersikap memilih untuk tidak memilih, alias abstain. Kebetulan kami tidak hadir pada pertemuan Ukhuwah Ormas-ormas Islam yang terakhir itu. Jadi kami tidak ikut serta dalam pernyataan yang dikeluarkan Pak Din itu, jelas Abdurrahman. Dalam pilpres putaran pertama, Hidayatullah bersama 70 ormas Islam lainnya bersikap mendukung pasangan Amien Rais-Siswono. Karena hasil perolehan sementara pasangan tersebut hanya menempati urutan keempat, maka untuk pilpres putaran kedua sikap resmi Hidayatullah baru akan ditentukan dalam rapat Dewan Syariah Hidayatullah pekan-pekan mendatang, menunggu pengumuman hasil perhitungan akhir oleh KPU. Sementara ini kami mendengar kabar ada 8 juta suara pemilih Amien Rais yang hilang. Karenanya, saat ini kami masih melihat perkembangan hasil pilpres putaran pertama, sampai KPU mengeluarkan hasil perhitungan akhirnya, tambah Abdurrahman. (shw).