Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Azyumardi Azra: Suara Pemilih Islam Cenderung ke JK-Wiranto

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Juni 2009 16:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Suara pemilih Islam akan cenderung memilih pasangan HM Jusuf Kalla-Wiranto karena pimpinan dua organisasi massa (ormas) Islam, yakni Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, telah mengarahkan pengikutnya kepada pasangan ini.

“Sejauh yang saya lihat, pimpinan ormas Islam seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah secara implisit dan eksplisit sudah mengarahkan warganya (untuk memilih) Jusuf Kalla dan Wiranto,” kata Guru Besar Sejarah Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Prof Azyumardi Azra, di Jakarta, Sabtu kemarin.

Azyumardi memperkirakan suara (pemilih) Islam akan utuh masuk ke JK-Wiranto karena pada Pemilu 2009 hanya JK yang bisa direpresentasikan sebagai figur Islam, dan memiliki kedekatan dengan ormas Islam.

“Berbeda dengan Pemilu 2004, suara (pemilih) Islam terpecah-pecah karena banyaknya figur Islam yang bertarung, yakni Hasyim Muzadi (NU), Salahuddin Wahid (NU), Hamzah Haz (NU), Amien Rais (Muhammadiyah), dan Jusuf Kalla (NU). Sementara pada Pemilu 2009, hanya JK yang mewakili figur Islam,” katanya.

Menurut dia, ada tiga faktor yang menyebabkan suara Islam memilih Jusuf Kalla. Pertama, hubungan biologis dan historis antara JK dengan NU dan Muhammadiyah. Kedua, ormas Islam melihat istri JK-Wiranto lebih Islami karena memakai jilbab, dan ketiga, hubungan khusus antara ormas Islam dengan JK selama ini.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

JK memiliki hubungan biologis dan historis dengan NU-Muhammadiyah, kata Azyumardi, karena JK adalah pengurus NU. Sementara ibu dan istrinya adalah warga Muhammadiyah. JK selama ini juga terlibat aktif di organisasi KAHMI dan HMI, dan merupakan ketua pengurus masjid di Makassar. Dari isu istri shaleha, kata Azyumardi, JK-Wiranto juga punya nilai lebih karena istri mereka memakai jilbab.

“Warga Muhammadiyah dan kaum Nahdliyin di desa-desa tidak mengerti istilah `neolib` karena istilah tersebut tidak populer di kampung-kampung. Yang mereka lihat dan disebarkan saat ini isu istri shaleha. Karena berjilbab, istri JK-Wiranto dipandang shaleha,” kata Azyumardi.

Faktor Jilbab

Di samping itu, para pimpinan partai Islam seperti Partai Keadilan Sejahtera, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Bulan Bintang, dan Partai Amanat Nasional, melihat isu jilbab sebagai hal yang serius.

 “Saya pernah ketemu dengan pimpinan PKS dan sejumlah partai Islam di daerah. Mereka mengatakan tidak bisa mengingkari faktor jilbab dalam pertimbangan memilih. Jadi kalau saya lihat, koalisi itu hanya terjadi pada tingkat elite partai, namun tidak pada pendukung di tingkat bawah,” ujarnya.

Tentang hubungan khusus JK dengan ormas Islam, Azyumardi Azra mengatakan, sejak JK menjadi Menko Kesra, dia sudah punya kedekatan dengan ormas Islam. “JK sering memberikan bantuan biaya operasional bagi ormas Islam. Bahkan zakat perusahaannya juga diberikan untuk operasional ormas Islam,” kata Azyumardi.

Selama ini, pimpinan ormas Islam mengakui bahwa JK merupakan tokoh yang paling mudah diakses dan mau menampung aspirasi umat Islam.

“Saya sering mendengar komentar dari tokoh-tokoh Islam, JK paling mudah diakses ketika mereka menyampaikan kerisauan dan kegundahan tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan kepentingan Islam. Bahkan, untuk berkomunikasi dengan JK cukup melalui SMS, langsung direspons,” kata Azyumardi.

Ketiga faktor inilah, menurut dia, yang membuat pimpinan ormas Islam bergerak di bawah untuk mengarahkan umatnya ke pasangan JK-Wiranto.

Sementara di kubu SBY-Boediono, terlihat tidak ada upaya untuk melakukan operasi besar-besaran untuk meraih dukungan suara Islam.

Ditanya sekitar berapa persen suara kelompok Islam ke JK-Wiranto, Azyumardi Azra memperkirakan sekitar 80 persen, sisanya ke pasangan lain.

Menjawab soal agenda politik Islam ke depan, dia melihat tidak jelas. Hal itu terjadi karena partai politik yang memakai label Islam lebih cenderung mengutamakan kepentingan politik kepentingan ketimbang ideologis. [suk/hidayatullah.com]

Foto: Azumardi dan foto Istri JK berjilbab

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Australia Minati Finansial Islam
Tulisan selanjutnya Ulama Klaim Masyarakat Aceh Akan Pilih Capres Religius

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?