Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Tokoh Agama Desak Aparat Thailand Minta Maaf

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 November 2004 08:03 8:03 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 November 2004 08:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Tokoh-tokoh agama ini antara lain Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Ahmad Syafii Ma’arif, Rais Syuriah PBNU KH A Mustofa Bisri, Ketua Umum Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP) Dr Djohan Effendi, Rohaniawan Katolik Prof Dr Franz Magniz Suseno SJ, Ketua Umum Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) Sudhamek AWS SE SH, Rohaniawan Kristen Protestan Rev Dr Eka Darmaputera PhD, dan Ketua Umum Parisada Hindu Dharma Ir Budi Santoso Tanuwibowo MM. Seperti diketahui, menyusul demonstrasi sekitar 1.500-2.000 orang Muslim di depan kantor polisi Tak Bai, tercatat 85 orang meninggal dunia. Bahkan 78 orang di antara mereka tewas kekurangan oksigen akibat saling berhimpitan dalam truk militer yang mengangkut mereka selama enam jam dari Tak Bai ke Pattani. Dalam siaran persnya yang dikirim ke redaksi, kemarin, tokoh-tokoh lintas-agama itu berpandangan bahwa tindakan pihak aparat gabungan (polisi dan militer) Thailand dalam menangani demonstrasi di Tak Bai tersebut tidak manusiawi, tidak profesional, melanggar nilai ajaran agama manapun dan merupakan pelanggaran Hak Asasi Manusia. “Tindakan itu makin tragis lagi karena terjadi pada bulan suci Ramadhan, bulan perdamaian,” bunyi siaran pers tersebut. Mereka mendesak pemerintah Kerajaan Thailand untuk segera melakukan investigasi secara profesional dan transparan terhadap insiden kemanusiaan di Tak Baik tersebut. Hasil investigasi harus diumumkan secara terbuka dan ditindaklanjuti melalui proses peradilan yang jujur. Selain itu, mereka juga meminta aparat gabungan (polisi dan militer) Thailand untuk minta maaf kepada keluarga para korban serta memberikan ganti rugi yang pantas. “Pemerintah Kerajaan Thailand juga harus segera mengambil tindakan preventif agar insiden Tak Bai tidak disalahgunakan oleh berbagai pihak tidak bertanggungjawab untuk merusak suasana kedamaian antar komunitas di Thailand maupun negara-negara ASEAN lainnya,” tambah siaran pers tadi. Mereka juga meminta pemerintah Kerajaan Thailand agar dapat menyelesaikan berbagai masalah konflik dalam negerinya dengan pendekatan damai yang berlandaskan Cinta Kasih dan Kasih Sayang sebagaimana diajarkan oleh agama manapun juga. Tindakan kekerasan dan represif, apapun alasannya, tidak dapat dibenarkan oleh ajaran semua agama di dunia. Dalam kesempatan itu tokoh-tokoh lintas agama ini menyatakan turut berbelasungkawa yang mendalam kepada keluarga para korban insiden Tak Bai. “Kepada komunitas agama-agama di Indonesia agar tetap menjaga suasana damai dalam bermasyarakat, tidak mudah terprovokasi oleh isu konflik sosial di Thailand Selatan,” demikian siaran tokoh-tokoh lintas agama ini. (sk/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Thaksin Tolak Minta Maaf
Tulisan selanjutnya Sebuah Sekolah Islam di Belanda Dibom

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?