Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

IRM Dukung Ide Liberalisasi Pemikiran

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Juli 2005 13:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Isu liberalisasi keberagamaan pemikiran di tubuh Muhammadiyah nampaknya menjadi isu tersendiri di arena Muktamar Muhammadiyah ke-45. Konsep liberalisasi pemikiran yang dicetuskan kalangan intelektual muda Muhammadiyah bernama Sukidi, Boy Pradana dan Jaringan Intelektual Muda Muhamamdiyah (JIMM) kian kencang berhembus ke sela-sela ruang muktamar.

Salah satu ortom Muhammadiyah, IRM (Ikatan Remaja Muhammadiyah) termasuk salah satu diantara sekian ortom AMM yang menerima ide-ide yang ditawarkan Sukidi dan kawan-kawan.

"Bagi saya, istilah liberalisme pemikiran yang dibawa teman-teman itu tidak ada masalah. Justru hal itu bagus sebagai sebuah transisi budaya ilmiah demi kemajuan Muhammadiyah," ujar Erry A. Sukandar, salah satu ketua IRM.

Menurut Erry, liberalisasi dalam pemikiran sangat dibutuhkan, karena masih banyak aturan-aturan kehidupan yang tidak diatur dalam Al-Qur’an. "Bagaimana dapat mengatur semua masalah kehidupan, jika setiap hari manusia mengalami perubahan dan membutuhkan pencerahan dalam kehidupan keberagamaannya?".

"Penyesuaian ayat-ayat Al-Qur’an dengan perkembangan zaman merupakan suatu keharusan. Sesuaikan konteks zaman dengan Al-Qur’an. Tiap zaman punya aturan masing-masing, oleh sebab itu konstekstualisasi Al-Qur’an harus dilakukan," katanya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menurut mahasiswa Unpad (Universitas Padjajaran) itu, tidak semua aturan hidup itu tercover dalam Al-Qur’an, dengan demikian dibutuhkan interpretasi-interpretasi baru demi memperkaya khazanah dan kandungan Al-Qur’an. Proses interpretasi inilah yang melahirkan berbagai macam faham dan ajaran sesuai dengan konteksnya. Jangan heran jika pasca interpretasi ayat-ayat Al-Qur’an akan melahirkan liberalisme, fundamentalisme, multikulturalisme dan segala macamnya.

Proses dialektika yang terjadi sekarang, pada kalangan muda Muhammadiyah adalah sesuatu yang wajar dan tidak dapat dihindari karena sudah merupakan tuntutan zaman.

"Hak interpretasi adalah milik semua orang, bukan monopoli salah satu pihak saja. Maka, jangan saling menyalahkan satu dengan yang lainnya," tandas Erry dan pernyataan umum yang sering digunakan oleh kalangan penganut liberalisme. (Amz)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Cucak Rowo” Ramaikan Muktamar Muhammadiyah
Tulisan selanjutnya Maunya Kampanye, Jadinya Kelabakan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?