Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

39 Santri Banten Tertipu Kuliah di Al Azhar

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Juni 2008 23:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kantor Wilayah (Kanwil) Departemen Agama (Depag) Banten mengaku kecolongan karena mengeluarkan rekomendasi untuk pembuatan paspor bagi 39 santri korban penipuan yang semula dijanjikan bisa kuliah gratis tanpa tes di Universitas Al-Azhar, Mesir.

Oleh karena itu, pihak Kanwil Depag Banten mendesak kepolisian untuk mengusut kasus tersebut hingga tuntas. "Saya minta polisi mengusut kasus tersebut hingga tuntas serta mengembalikan seluruh korban ke Indonesia," kata Kakanwil Depag Banten, KH Romly, di Serang, Selasa (17/6) kemarin.

Dijelaskan Romly, suatu hari seseorang datang ke kantornya untuk minta dibuatkan rekomendasi pembuatan paspor bagi 39 orang untuk kuliah di Al-Azhar Mesir gratis tanpa tes. "Karena bermaksud ingin menolong orang yang akan melanjutkan kuliah di luar negeri, saya buatkan rekomendasi pembuatan paspor tersebut tanpa curiga," katanya.

Belakangan, lanjut Romly, terdengar kabar bahwa ke-39 orang yang direkomendasi pembuatan paspornya itu ternyata telantar di Mesir. "Mereka tidak ditempatkan di kampus sesuai janji, namun ditinggalkan begitu saja di sana," kata Romly.

Sekadar diketahui, penipuan berkedok kuliah di luar negeri itu terbongkar setelah petugas Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) menemukan 39 korban penipuan tersebut di sebuah lokasi di pinggiran Kota Kairo yang digunakan sebagai tempat penampungan calon mahasiswa ilegal.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

"Terkait dengan itu, KBRI Kairo saat ini sudah menahan paspor pria asal Indonesia berinisial OF," tutur Romly.

Korban penipuan tersebut adalah 39 santri dari Pondok Pesantren Darul Qolam, Gintung, Provinsi Banten. Mereka dijanjikan oleh calo bisa kuliah di Universitas Al-Azhar tanpa tes. Syaratnya, setiap orang harus membayar Rp 17 juta.

Selain mendapatkan kuliah secara gratis, korban juga dijanjikan mendapatkan beasiswa bulanan sekitar 50 dolar AS hingga selesai kuliah dan mendapatkan orangtua asuh di Mesir (muhsinin) serta bisa bekerja part time dengan muhsinin tersebut.

Di penampungan mahasiswa ilegal tersebut ditemukan 39 mahasiswa ilegal. Mereka terdiri dari 22 santriwati dan 17 santriwan dari Pondok Pesantren Darul Qolam. Para santri ini masuk ke Mesir menggunakan visa Mesir yang diperoleh dari Kedubes Mesir di Malaysia.

Padahal, pengiriman calon mahasiswa Indonesia ke Universitas Al-Azhar Mesir secara legal harus melalui prosedur yang dikoordinasi oleh Departemen Agama RI. KBRI Kairo langsung memberikan perlindungan bagi korban yang ditelantarkan itu. [sky/hidayatullah.com

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tradisi Shalat Istisqa Bersama di Bulgaria
Tulisan selanjutnya Hari Ini, Gabungan Umat Islam Demo Istana

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi

Berita
21 Juli 2026 19:08
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira

Terbaru

  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?