Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

KH Miftakhul Akhyar: Ulama Berpolitk, Kenapa Tidak?

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Agustus 2009 09:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–“Umat Islam, khususnya NU, harus pandai menyaring pernyataan yang tampak manis, tetapi sebenarnya akan memberangus NU dan Islam agar berada di luar pemerintahan. Nantinya pemerintah akan dikuasai oleh orang yang tidak mengerti kemauan dan kebutuhan Islam.” Pernyataan ini disampaikan Rais Syuriah PWNU Jatim, KH Miftakhul Akhyar beberapa waktu lalu. Hal itu ia sampaikan berkenaan dengan banyaknya pernyataan agar para kiai NU berhenti berpolitik.

Pimpinan Pondok Miftachussunnah Kedung Tarukan Surabaya ini menilai, pernyataan itu sekular yang terselubung. “Sebab pernyataan itu berupaya mengerdilkan Islam,” ujarnya.    

Miftakh menegaskan, peran kiai itu bukan hanya bidang agama saja, tapi holistik, sebagaimana universalitas Islam, termasuk politik. Jadi kiai harus berpolitik. “Yang diperjuangkan kiai itu kemaslahatan umat, termasuk di bidang politik. Sedang NU tetap netral dan tak mungkin menjadi parpol,” tegasnya.      

Apabila agama (Islam) hanya ditempatkan di hati dan tak bersangkut-paut dengan urusan hidup, ini adalah batil dan tak sinkron dengan Islam. “Terlebih jika ada pendapat bahwa politik itu kotor, sedang agama adalah luhur dan suci. Karena itu, tak boleh mencampuradukkan agama dengan politik,” kata Miftakh dalam artikelnya di NU Online.

“Pernyataan itu merupakan statemen sekular yang terselubung. Kita menjadi paham dan maklum kenapa belakangan muncul provokasi politik, baik dari internal NU maupun kalangan luar, yang menyerukan agar kiai harus kembali ke barak (pesantren, jamaah atau umat), karena memandang dunia politik yang profan dan korup, sehingga tak selayaknya diurusi kiai yang selama ini berkecimpung di bidang agama yang sakral,” kata Kiai Miftakhul.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Miftakhul menyebutkan, pandangan itu sepintas tampak memuliakan dunia kiai. Padahal, pada saat yang sama juga bisa bermakna peminggiran atau pemangkasan peran politik kiai. Apalagi opini ‘Kiai sudah ditinggal umatnya, Kiai tidak laku’, dan lain sebagainya, tanpa menalar secara dalam bahwa permainan ini (pemilu-pilkada-pilpres) sudah menjadi ajang permainan rekayasa dan opini jauh-jauh hari.

“Seharusnya yang diperdebatkan adalah bukan boleh tidaknya kiai masuk lingkaran kekuasaan, melainkan mampu dan tidaknya kiai jika ikut berkompetisi di dunia politik kekuasaan yang profan dan korup itu. Di sinilah diperlukan prasyarat berupa kompetensi personal, yakni integritas moral dan kemampuan untuk memahami politik dengan baik,” katanya.

“Jika kiai memiliki kapabilitas untuk mengelola politik, mengapa mereka tidak diberi kesempatan untuk ikut bertarung di panggung politik. Hal itu tidak akan mengurangi makna dan semangat Khittah NU,” tandasnya. [rpk/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Taliban Klaim Lakukan Serangan Roket ke Kabul
Tulisan selanjutnya Muamalat Persiapkan Diri Unggul di Regional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz

Berita
28 September 2026 07:00
Saudi Jatuhkan 2 Drone dan 2 Misil Houthi
Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar

Terbaru

  • Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi
  • Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!
  • Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah
  • Iseng Buat Gambar Buaya di Waduk Pakai AI Pria di Singapura Terancam Penjara
  • Mahathir Mohamad Dilarikan ke RS Sehari setelah Istri Meninggal Dunia
  • Gagal Bunuh Petinggi Hamas di Qatar, ‘Israel’ Kembali Tebar Ancaman Pembunuhan
  • Keadilan dan Kemanusiaan di Balik Jeruji Besi
  • Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?