Hidayatullah.com–Masa HMI dari Komisariat Universitas Pasundan (Unpas) Bandung Jumat siang (21/5) kembali berdemo di depan gedung DPRD Jawa Barat, Jl. Diponegoro Bandung. Dalam tuntutannya kali ini masa HMI meminta Presiden SBY turun dari jabatannya.
Menurut Koordinator aksi, Adi, pemerintahan SBY dianggap sudah tidak lagi peduli pada kepentingan rakyat. Hal ini dibuktikan dengan berlarutnya kasus bailout Bank Century yang tak kunjung selesai.
Kalau pemerintahan punya etiket baik, harusnya SBY menahan Sri Mulyani (mantan Menkeu) dan tidak malah membiarkan pergi, jelas Adi kepada hidayatullah.com.
Sambil membakar ban bekas, massa berorasi secara bergantian. Dalam orasinya mereka juga menilai SBY sudah mengingkari janjinya. Janji SBY hanya omong kosong.
Dulu katanya akan mensejahterakan rakyat, tapi terbukti malah menyengsarakan rakyat. Sebentar lagi pemerintah akan menaikan harga gas Elpiji. “Apa itu yang dinamakan kesejahteraan?” kata salah seorang pendemo.
Massa juga membentangkan spanduk bertuliskan Presiden SBY Zalim Terhadap Rakyat Indonesia. Demo ini juga dimaksudkan untuk menolak kedatangan Presiden SBY ke Bandung, yang hari ini membuka Konggres Partai Demokrat di Kota Baru Parahyangan Bandung.
Pendemo yang mendapat penjagaan ketat aparat kepolisisn ini berjalan dengan tertib. Setelah ditemui beberapa anggota Komisi 1 DPRD Jabar, massa membubarkan diri menjelang dikumandangkannya adzan Shalat Jum’at.[man/hidayatullah.com]