Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Jumat-Minggu Waktu Luruskan Arah Kiblat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Mei 2010 16:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Berdasarkan data astromis, Jumat (28/5) pukul 12.18 Waktu Arab Saudi (WAS) bertepatan dengan pukul 16.18 WIB atau pukul 17.18 WITA matahari melintas tepat di atas Kakbah.

Dengan demikian, bayangan setiap benda akan menuju ke Kabah atau berimpit dengan arah Kabah di Mekah. Namun, bagi yang tidak berkesempatan mengukur arah kiblat pada Jumat sore, masih ada kesempatan pada hari Sabtu (29/5) dan Minggu (30/5) di waktu yang sama dengan toleransi plus-minus 5 menit.

“Waktu tersebut dapat dimanfaatkan untuk melakukan pengecekan dan meluruskan arah kiblat,” kata Kasubdit Pembinaan Syariah dan Hisab Rukyat Kementerian Agama (Kemenag) Nur Khazin, di Jakarta, kemarin.

Menurut dia, pengecekan dan pelurusan arah kiblat ini dapat dilakukan dengan cara mendirikan benda tegak lurus diukur menggunakan lot pada pelataran yang rata, atau gunakan benda yang berdiri tegak lainnya, seperti tiang, pintu, jendela, dan sebagainya.

Menurut Nur Khazin, pada jam yang ditentukan di atas, ditandai bayang-bayang yang terbentuk dengan sebuah garis lurus. “Maka garis lurus inilah arah kiblat di tempat yang dilakukan pengukuran,” katanya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sementara itu, peneliti utama astronomi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin mengatakan, bila tak yakin dengan arah kiblat yang dipakai selama ini, Jumat sore pukul 16.18 WIB adalah saat yang tepat untuk membetulkan arah kiblat.

“Jadi hari ini (Jumat), matahari akan berada tepat di atas Makkah pukul 16.18 WIB sore ini. Kesempatan ini bisa dimanfaatkan untuk menyempurnakan arah kiblat,” katanya, di Jakarta, Jumat (28/5).

Masih Ada Waktu

Thomas mengatakan, bagi yang tidak berkesempatan mengukur arah kiblat pada sore nanti, masih ada kesempatan pada hari Sabtu dan Minggu di waktu yang sama dengan toleransi plus-minus 5 menit.

“Masih cukup akurat dua hari dari tanggal sekarang. Waktunya toleransi 5 menit sebelum dan sesudah bisa mulai pukul 16.13 sampai 16.23,” katanya.

Bagi mereka yang berada di wilayah waktu Indonesia tengah (WITA) dan waktu Indonesia timur (WIT) waktu pengukuran bisa menyesuaikan dengan perhitungan waktu WIB.

Menurut dia, tak perlu alat khusus untuk mengukur arah kiblat tersebut. Hanya saja untuk keakurasian pengukuran dia menyarankan untuk menggunakan benda tegap semisal tiang pancang atau tiang bendera untuk mengukur arah bayangan.

Hal sama dikemukakan, pakar ilmu falak Institut Agama Islam Negeri Walisongo Semarang Ahmad Izzudin. Dia menilai fatwa Majelis Ulama Indonesia tentang penetuan arah kiblat harus mempertimbangkan faktor keilmuan dan teknologi yang berkembang saat ini.

“Majelis Ulama jangan hanya sekadar mengeluarkan fatwa, bahwa penentuan arah kiblat cukup menghadap ke barat,” kata Izzudin dalam diskusi tentang penentuan arah kiblat di Semarang, Jawa Tengah, kemarin.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi Fatwa MUI Ali Mustafa Yaqub menuturkan cukup banyak masyarakat yang terbantu oleh keberadaan fatwa ini. Justru yang paling utama dari penerbitan fatwa ini, lanjut dia, masyarakaat tak perlu lagi ragu dalam menjalankan ibadah shalat. “Shalat yang dilakukan tetap sah dan masyarakat tidak perlu repot-repot merobohkan mesjid untuk memperbaiki arah kiblat,” katanya.

Ketua MUI Amidhan menilai, rencana pengukuran ulang arah kiblat hanya sebagai bentuk gangguan terhadap agama Islam. MUI meminta masyarakat muslim tidak terpengaruh dengan pengukuran ulang arah kiblat. [suk/ant/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kongres Tolak Usulan Obama Tuk Menarik Pasukan AS dari Afghanistan
Tulisan selanjutnya Israel Janji Lakukan Kekerasan pada Konvoi Bantuan Kemanusiaan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?