Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Muslim Rusia Berlatih Manajemen Haji di Indonesia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Juni 2010 12:27
Bagikan
Bagikan

 Hidayatullah.com–Mufti Dagestan, Ahmad Muhamad Abdullah dan milyuner muslim Rusia Abusupyan Kharkharov, meminta bantuan Indonesia untuk mengadakan pelatihan manajemen haji. Permintaan disampaikannya seiring dengan meningkatnya jumlah jemaah haji di Rusia yang menuntut penanganan lebih serius. Hal itu terungkap dalam pertemuan Mufti Dagestan, Ahmad Muhamad Abdullah bersama milyuner muslim Rusia Abusupyan Kharkharov dan Dubes Hamid Awaludin yang langsung menyanggupi permintaan pelatihan manajemen haji dari Indonesia. Selain terus mencari format yang pas, beberapa kantong muslim di Rusia telah meminta Dubes RI Hamid Awaludin untuk menyiapkan pelatihan jamaah haji bagi mereka. Tahun kemarin, Mufti Tatarstan juga meminta hal serupa. “Nanti setelah melakukan pelatihan di Kazan, Tatarstan, segera pindah ke Dagestan,” ujarnya. KBRI Moskow juga menggandeng Kementerian Agama Jakarta serta salah satu perusahaan ONH Plus untuk memberikan pelatihan haji di Rusia pada akhir bulan Juni. Dirjen haji dan umrah beserta beberapa stafnya menyampaikan kesanggupannya dan kini tinggal mengatur jadwal karena kemungkinan besar pelatihan akan berkembang di tiga kota, yakni Moskow, Kazan dan Dagestan. Hal-hal yang ingin dilakukan terkait dengan persiapan seperti pembayaran, pendaftaran, manasik, booking penginapan dan penerbangan, dan masalah keberangkatan dari berbagai daerah serta penginapan hingga penerbangan, dan juga pelaksanaan di tanah suci serta pengembalian jamaah hingga kampung halaman. Semua ini sangat penting mengingat muslim di Rusia tersebar di berbagai daerah di mana luas Rusia melebihi Indonesia. “karakternya hampir mirip Indonesia,” ujarnya. Menurut Abusupyan, jemaah haji dari Indonesia dikenal sangat ramah, santun, patuh atas berbagai peraturan yang ditetapkan. Meskipun jumlahnya sangat besar, namun tetap rapi dan tidak menunjukkan sikap-sikap yang negatif. “Nanti setelah mendapat pelatihan, jamaah kami juga akan sebagus Indonesia,” ujarnya. Gairah muslim di Rusia dalam beberapa tahun terakhir memang sedang pasang. Semangat beragama khususnya dalam pendirian masjid dan ibadah haji menjadi trend masyarakat umum. Kerinduan transendental yang sempat dilarang selama 70 tahun lebih terus memuncak di beberapa tahun terakhir.Kini, dari 24 juta muslim Rusia maka setiap tahunnya mengalami peningkatan jamaah haji. Tahun lalu misalnya, naik 6000 orang menjadi 35 ribu jamaah. Umumnya mereka berasal dari Dagestan, Tatastan dan Moskow. Dubes Hamid Awaludin menggarisbawahi, kegiatan pelatihan yang akan dijalankan tersebut merupakan salah satu dari bagian berdiplomasi sesuai dengan kebutuhan pasar. “Inilah salah satu cara untuk mendekatan kedua umat yang dahulu sempat terbelah dan bahkan tidak saling mengenal,” katanya. [ant/hidayatullah.com] Foto: KBRI Moskow

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ratusan Aktivis Datangi Kedubes Amerika
Tulisan selanjutnya Arab Saudi Batasi Umur Pengantin Putri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Berita
5 Juni 2026 12:20
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?