Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Syafi’i Ma’arif: KH. Ahmad Dahlan Setuju Subtansi “Sepilis”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Juli 2010 13:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Penasehat PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Ahmad Syafi’i Ma’arif mengatakan, jika pendiri persyarikatan Muhammadiyah, KH. Ahmad Dahlan hidup, beliau pasti setuju dengan substansi istilah sekularisme, pluralisme, dan liberalisme (Sepilis).

“KH. Ahmad Dahlan tidak setuju dengan istilah “Sepilis,” tapi secara substansi dia setuju,” ujarnya ketika ditanya hidayatullah.com usai jadi pembicara di bedah buku “Meneropong 1 Abad Muhammadiyah,” di Media Center UMY (5/7) siang.

Namun demikian, menurut Syafi’i, istilah “Sepilis” terlalu menakutkan dan sengaja dibuat-buat. Tapi, Syafi’i yakin bahwa  KH. Ahmad Dahlan itu pasti setuju substansi “Sepilis” tersebut.

Sebelumnya, dalam bedah bukunya, Syafi’i sangat menyayangkan fatwa haram MUI terhadap “Sepilis”.

Menurutnya, fatwa tersebut hanya akan dipahami oleh kelompok untuk menentang kelompok “Sepilis”.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Dan kelompok yang menentang itu ada di arena Muktamar ini,” katanya. Syafi’i mencontohkan, adanya kampanye “Jangan pilih orang liberal”.

Lebih jelas, Syafi’i mengatakan, liberal adalah bentuk kemerdekaan berfikir. Dan, hanya dengan liberalisme itulah  umat Islam bisa maju. Sebaliknya, jika kebebasan berfikir itu dikebiri, maka umat Islam akan mandek.

Namun pendapat ahli sejarah ini dibantah keras Wakil Ketua Majelis Tabligh dan Dakwah Khusus PP Muhammadiyah, Dr. Syamsul Hidayat. M.A. Apa yang disampaikan Syafi’i itu tidaklah benar. Sebab, dalam (AD/ART) sendiri pemikiran KH. Ahmad Dahlan jelas dikatakan bahwa dalam mempelajari dan mengamalkan Islam harus sesuai Al-Quran dan ittiba’ rasul. Artinya kembali dalam pemurnian Al-Quran.

“Kalau ittiba’ rasul, jelas tidak liberal,” ujarnya ketika dihubungi hidayatullah.com secara terpisah. Karena itu, menurutnya, Syafi’i telah memanipulasi fakta.

“Betul Islam menghargai akal, tapi asal digunakan untuk berfikir dalam bingkai kaedahnya. Asal tidak liberal,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, istilah “Sepilis”, maksudnya singkatan dari paham “sekularisme, pluralism, dan liberalism” muncul saat Munas MUI tahun 2005.

Istilah itu kemudian menjadi trend untuk menyebut kelompok pengagum paham liberalisme yang akhirnya ditolak MUI dan Muktamar NU di Boyolali. [ans/hidayatullah.com]  

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kaum Ibu Merazia Miras di Timika
Tulisan selanjutnya Sejumlah Jenderal Tak Membantah Miliki Rekening Jumbo

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?