Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Bintang KCB Kunjungi Pesantren

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Agustus 2010 13:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ramadhan 1431 ini di Pesantren Husnayain, Cimanggu-Sukabumi terasa lain.  Pagi itu bertepatan 17 Agustus 2010, tidak disangka-sangka aktor dan aktris sinetron “Ketika Cinta Bertasbih” (KCB) hadir di acara bedah film serial (sinetron Islami).  

Acara yang diselenggarakan para santri Pondok Pesantren Husnayain itu menghadirkan pemain utama Azzam dan dua adiknya, Husna dan Lia. Mereka berdialog lugas dengan para santri.

Dalam acara yang dihadiri ratusan santri, pelajar, dan ibu-ibu itu, produser KCB menyatakan bahwa pihaknya meniatkan membuat film dan sinetron Islami KCB di TV itu untuk berdakwah.

“Bila di tayangan-tayangan lain banyak ditemui adegan yang mengumbar nafsu atau hal-hal yang bertentangan dengan Islam, maka di film KCB ini insya Allah dijaga sesuai dengan akhlak Islam.  Di sini sutradara Chaerul Umam, Kang Ibik (Habiburrahman Shirazi), dan Bunda Neno Warisman terus menjaga agar film ini sesuai dengan tuntunan Islam,” kata produser Dani Sapawie, yang ikut mendampingi para artis itu.

Ia juga menyatakan bahwa para aktor dan aktris di film ini juga terus menerus dibina keislamannya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Saya sendiri merasakan tidak mudah menjadi Azzam yang umurnya 28 tahunan, sedangkan saya masih berumur 20-an.  Di film ini saya banyak belajar tentang Islam,” terang aktor yang bernama asli  M Cholidi Asadil Alam.

Hal yang sama juga diakui oleh Husna (Meyda Sefira) dan Lia (Rahmi Nurullina). Kedua gadis yang berkerudung rapi ini mengakui bahwa untuk menjadi aktris KCB ini mereka dikarantina terlebih dahulu, diberikan pemahaman-pemahan tentang Islam, pengarahan-pengajian, dan lain-lain.

Keduanya juga merasakan kebahagiaan tersendiri bisa hadir di Pesantren Husnayain yang dikelilingi oleh pemandangan kebun teh yang indah.

“Meski perjalanan jauh, tapi di pesantren ini terasa berada di daerah Puncak yang di zoom,” aku Husna dan Lia. Kedua gadis yang mengaku akrab seperti adik kakak ini berasal dari Bandung dan Bukittinggi.

Film serial KCB ini, diakui oleh produsernya memang mengangkat liku-liku dunia pesantren.

“Bila di film KCB ke-2 terakhir terjadi pernikahan Azzam dan Ana, maka di film serial ini (sinetron) akan diungkapkan bagaimana Azzam dan istrinya menghadapi gejolak rumah tangga.  Bagaimana suami istri yang santri ini, yang faham al-Qur’an dan Hadist menghadapi masalah rumah tangga mereka  dan masalah di pesantrennya.  Kedua orang ini akan ditampilkan untuk memimpin pesantren (Darul Qur’an), ketika ayah Ana, Kiyai Lutfi harus pergi ke suatu tempat,”ungkap Dani.

Ia juga melanjutkan bahwa dalam tayangan itu nanti akan ditemui beberapa kejadian yang tidak terduga,  seperti misalnya Ana yang ternyata benar-benar mandul tidak bisa melahirkan dan bagaimana sikap ayahnya, Kiyai Lutfi, menghadapi hal itu.

Ketika seorang santri bertanya kenapa di film KCB-2 ada sedikit perbedaan dengan buku aslinya? Dani mengakui bahwa di film KCB memang ada beberapa pemotongan adegan, tidak seperti yang ada dalam buku.

“Kita tidak bisa menampilkan seluruh isu buku itu. Butuh waktu tiga jam, sedangkan film itu hanya dua jam. Maka di antaranya tidak ditampilkan kisah pemerkosaan yang ada dalam buku. Untuk film KCB yang bertujuan dakwah ini memang fokus untuk mengungkap pernikahan, pergaulan, dan akhlak yang Islami. Tentu dalam film mesti ada tema-tema konflik di situ. Tapi di film ini tidak ada adegan-adegan kekerasan suami istri, perselingkuhan, dan lain-lain,” jelasnya.

Selama Ramadhan, film KCB dalam bentuk sinetron itu ditayangkan RCTI.

Seperti biasanya, ketika acara bedah film KCB itu usai, para santri, gadis-gadis, dan ibu berebut foto bersama.

Sebelum pulang mereka terlebih dulu shalat di Masjid Utsman bin Affan, Pesantren Husnayain. Setelah selesai, para santri laki-laki berfoto dengan aktor asli Pasuruan yang kini masih menjadi mahasiswa Universitas Al Azhar Indonesia it. Ia berpesan, “Menjadi anak yang sholeh ya. Semoga tercapai cita-citanya.” [nh/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lagi, Foto Pelecehan Israel atas Tahanan Palestina
Tulisan selanjutnya Israel Serang Gaza, Setelah Dua Tentaranya Terluka

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?