Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

MUI Berharap Tidak Ada Perbedaan 1 Syawal

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 September 2010 02:36
Bagikan
Bagikan

 Hidayatullah.com–Majelis Ulama Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta berharap tidak ada perbedaan dalam penentuan 1 Syawal 1431 Hijriyah dari berbagai organisasi masyarakat Islam di tanah air.
 Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Ahmad Muhsin Kamaludiningrat, di Yogyakarta, Sabtu, mengatakan, MUI berharap tidak ada perbedaan dalam penentuan 1 Syawal 1431 Hijriyah, karena awal puasa semua sama.
 “Insya Allah tidak ada perbedaan. Awal puasa sama, maka akhir puasa pun kemungkinan besar sama pula,” katanya.
 Menurut dia, terkadang terjadi perbedaan penentuan 1 Syawal antarorganisasi masyarakat Islam karena cara yang digunakan berbeda. Ada yang menggunakan cara dengan melakukan rukyat untuk melihat hilal atau bulan sabit kecil, dan ada pula yang memakai metode hisab.
 “Rukyat adalah cara melihat hilal dengan mengandalkan penglihatan secara langsung, sedangkan hisab menggunakan perhitungan astronomi yang mengacu pada perputaran bulan. Tidak ada yang salah dengan kedua metode itu,” katanya.
 Kamaludiningrat mengatakan hilal sebagai tanda pergantian datangnya bulan baru, jika jarak matahari terbenam dan bulan mulai terbit terlihat pada posisi 5-7 derajat di ufuk timur. “Saat itulah pergantian bulan dalam kalender Qomariah atau kalender Islam terjadi,” katanya.
 Menurut dia, metode rukyat maupun hilal, itu sama saja. Keduanya sama-sama melakukan `ijtihad`, atau usaha yang sungguh-sungguh untuk melihat bulan. “Hanya caranya yang berbeda,” katanya.
 Pihaknya mempersilakan umat Islam yang akan mengikuti metode rukyat maupun hilal dalam penentuan 1 Syawal 1431 Hijriyah.”Jika ada perbedaan, jangan sampai menyebabkan perpecahan di kalangan umat Islam,” katanya.
 Ia mengingatkan bagi umat Islam yang akan mengikuti penentuan dengan metode rukyat maupun hisab, harus dilandasi keyakinan. “Silakan memilih, yang meyakini rukyat harus menghormati umat yang meyakini hisab, begitu pula sebaliknya,” katanya.[ant/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hadiah Raja Saudi untuk Seluruh Muslim
Tulisan selanjutnya Warga Palestina Terima Gelar PhD di Penjara Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?