Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Hasyim Muzadi Usulkan TKW Ditarik dari Arab Saudi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 November 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Mantan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi menyarankan pemerintah Indonesia menarik seluruh tenaga kerja wanita yang menjadi pembantu rumah tangga di Arab Saudi, sekaligus menghentikan pengiriman tenaga kerja sejenis ke negara itu.

Sebab, kata Hasyim, di Jakarta, Senin (22/11), mayoritas pembantu rumah tangga asal Indonesia di Arab Saudi dan negara Timur Tengah lainnya menghadapi masalah karena perbedaan budaya.

“Perbedaan budaya ini menyangkut perbedaan cara pandang terhadap pembantu rumah tangga. Itu alasan pertama,” kata Hasyim.

Alasan kedua, lanjutnya, pemerintah Arab Saudi selama ini tidak bisa melakukan kontrol yang maksimal terhadap pembantu rumah tangga asal Indonesia di rumah majikan masing-masing.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Situasinya menjadi repot karena polisi Arab Saudi tidak bisa dengan mudah masuk ke rumah majikan dari pembantu rumah tangga. Sehingga polisi di sana tidak tahu kalau ada pembantu rumah tangga disiksa dan lain-lainnya,” katanya.

Kerena kelemahan kontrol dari pemerintah setempat itulah, kata Hasyim, masalah pembantu rumah tangga asal Indonesia di Arab Saudi dan sejumlah negara lainnya sulit terbongkar.

“Setelah pembantu rumah tangga itu meninggal, melarikan diri atau terekspos media, baru bisa diketahui masalahnya,” tuturnya.

Menurut Hasyim, penarikan pembantu rumah tangga dari Arab Saudi dan negara Timur Tengah lainnya, tentu harus dilakukan secara bertahap dan selanjutnya mereka diarahkan untuk bekerja di negara-negara yang dilindungi organisasi buruh di bawah koordinasi PBB (ILO).

Namun, Hasyim mengakui, bukan urusan mudah menarik pembantu rumah tangga di Arab Saudi dan negara lainnya. Karena itu, diperlukan peran Kepala Negara.

“Yang bisa melakukan ini hanya Kepala Negara RI dengan melakukan kontak diplomasi tingkat tinggi langsung dengan kepala negara setempat. Setelah itu, secara teknis menteri terkait yang melaksanakan di lapangan,” katanya.

Selanjutnya, kata Hasyim, diperlukan koordinasi lintas kementerian yang langsung di bawah komando Presiden untuk mengatasi masalah tenaga kerja Indonesia (TKI) sehingga tata operasionalnya bisa berjalan secara terpadu.

“Kalau hanya diurus menteri masih kurang wibawa,” kata Sekretaris Jenderal International Confrence of Islamic Scholars (ICIS) tersebut. [ant/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mahasiswa Saudi Membaca Al-Quran dalam Gereja di Amerika
Tulisan selanjutnya Wikileaks Siap Beber Dokumen Lagi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali

Berita
5 Juni 2026 14:35
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro

Terbaru

  • Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
  • Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia
  • PHK Tembus 23 Ribu Pekerja, DPR Desak Penguatan Perlindungan dan Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja
  • Pra Kongres Umat Islam VIII, MUI Gelar Halaqah Nasional Bahas Pesantren Aman dan Ramah Anak
  • Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia
  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?