Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Muslimat: Jangan Sepelekan Keresahan Masyarakat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Februari 2011 07:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pucuk Pimpinan Muslimat Nahdlatul Ulama meminta pemerintah, khususnya Kementerian Kesehatan, tidak menganggap sepele keresahan masyarakat terkait susu formula yang ditengarai terkontaminasi bakteri enterobacter sakazakii, sesuai hasil penelitian Institut Pertanian Bogor (IPB) beberapa tahun lalu.

“Jangan mengentengkan, informasi di masyarakat muter-muter tidak jelas. Fungsi negara untuk melindungi warga, jangan sampai masyarakat resah, apalagi dikaitkan dengan nasib anak bangsa ke depan,” kata Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa di Jakarta, Kamis (17/2).

Berdasar laporan yang diterima Muslimat, tidak semua orang percaya dengan penjelasan bahwa susu yang terkontaminasi bakteri sakazakii itu terjadi beberapa tahun lalu, dan saat ini tidak ada lagi susu yang terkontaminasi.

Apalagi melihat keengganan Menteri Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dan IPB mengumumkan jenis susu yang terkontaminasi itu, sehingga terkesan ada yang ditutup-tutupi.

Menurut Khofifah, sikap ketiga lembaga itu tentunya memunculkan dugaan adanya negosiasi beberapa perusahaan yang memproduksi susu, yang kemungkinan besar mengandung bakeri tersebut sehingga kalau data tersebut diumumkan, citra produk dan perusahaannya akan hancur.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Tapi rasa aman dan keselamatan bagi masa depan anak bangsa harus diutamakan. Jangan sampai timbul ketidakpastian,” katanya.

Menurut dia, jika IPB selaku pihak yang melakukan penelitian enggan mengumumkan produk susu dimaksud, seharusnya Kementerian Kesehatan dan BPOM tidak bersikap sama, namun justru proaktif berkomunikasi dengan IPB.

“Yang mempublikasikan pertama kali adalah IPB, maka kalau tidak ada kesukarelaan IPB untuk mempublikasikan kembali, Kementerian Kesehatan dan BPOM tolong proaktif berkomunikasi,” katanya.

Dalam rapat kerja dengan Menkes, BPOM, dan IPB, Kamis, Komisi IX DPR juga mendesak agar produk susu yang ditemukan mengandung bakteri diumumkan. Namun ketiga badan publik tersebut bergeming.

Dekan Fakultas Kedokteran Hewan IPB I Wayan Teguh Witawan berdalih pihaknya belum menerima salinan putusan Mahkamah Agung terkait persoalan susu itu, sementara Menkes dan BPOM mengaku tidak tahu produk susu yang disebut-sebut terkontaminasi bakteri tersebut. *

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI: Ahmadiyah Bersembunyi di Balik HAM
Tulisan selanjutnya Sejumlah Menteri Era Mubarak Ditangkap

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang

Berita
5 Juni 2026 21:50
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia
Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral

Terbaru

  • Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
  • Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia
  • PHK Tembus 23 Ribu Pekerja, DPR Desak Penguatan Perlindungan dan Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja
  • Pra Kongres Umat Islam VIII, MUI Gelar Halaqah Nasional Bahas Pesantren Aman dan Ramah Anak
  • Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia
  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?