Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kang Jalal: IJABI Tidak Akan Terprovokasi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Februari 2011 10:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketua Dewan Syuro Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI), Dr KH Jalaluddin Rakhmat, MSc, menegaskan, tidak menutup kemungkinan umat Syiah melakukan perlawanan atas reaksi kekerasan yang menimpa umat Syiah, sebagaimana menjadi karakter umat Syi’ah yang akan melawan bila terus menerus mendapat penyerangan.

“Dalam sejarahnya bila Syi’ah diserang lebih dulu, dia akan menyerang balik. Seperti yang terjadi pada revolusi Iran yang digerakkan oleh kaum Syi’ah,” kata Jalaluddin Rakmat, sebagaimana dikutip Harian Duta Masyarakat, Jumat (18/2), menanggapi kekerasan yang menimpa Ponpes YAPI di Pasuruan, Jawa Timur. Sekedar diketahui IJABI merupakan organisasi resmi yang mewadahi Syi’ah di Indonesia.

Dia menuturkan, sejumlah organisasi Syi’ah dari sejumlah negara sudah menyatakan siap membela rekan-rekannya melakukan perlawanan bila Syi’ah di Indonesia dizalimi. Namun, dia meyakinkan, anggota Syi’ah yang tergabung dalam IJABI tidak akan melakukan tindakan kekerasan.

“Saya jamin yang tergabung dalam IJABI tidak akan terprovokasi. Entah kalau di luar IJABI,” katanya.

Boleh dikritik

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Jalal juga membantah bila YAPI merupakan ikon Syi’ah di Jawa Timur. Dia mengakui, pesantren YAPI memang peninggalan penganut Syi’ah, tapi penerusnya tidak mengembangkan Syi’ah dalam lembaga tersebut.

“YAPI itu sebagai ikon Syi’ah itu hanya persepsi masyarakat. Syiah di YAPI paling tinggal satu persen. Yang 100 persen Syi’ah justru ada di Malang, pecahan ahli waris YAPI,” paparnya.

Jalal juga mengklaim tak ada perbedaan mendasar antara Syiah dengan yang lain, kecuali tentang pandangan siapa yang harus diikuti tauladannya setelah Nabi Muhammad wafat.

Menurutnya, Syi’ah berpandangan sahabat Nabi yang harus diikuti adalah yang masih kerabat atau ada ikatan keluarga dengan Nabi Muhammad SAW.

“Secara teologis memang ada perbedaan tentang sahabat Nabi. Syi’ah memandang bahwa sahabat Nabi tidak ada yang bebas dari kritik. Semua harus dikritik termasuk Sayidina Ali. Sementara sunni selalu meyakini sahabat Nabi tidak boleh dikritik. Bahkan menganggap sahabat nabi sama dengan Nabi,” paparnya.

Jalal juga menampik tentang isu nikah mut’ah. Secara jujur, Jalal mengakui secara legal Syi’ah tidak mengharamkan nikah mut’ah. Tapi menurutnya, sudah lama, sebagian besar ulama Syi’ah menyarankan untuk tidak mempraktikkan nikah mut’ah tersebut.

“Memang bagi Syi’ah nikah mut’ah itu secara fiqih legal tapi sebaiknya tidak dipraktikkan dengan pertimbangan sosio kultural,” tegasnya.

Mengganggu

Di harian yang sama, Ketua PWNU Jawa Timur, KH. Hasan Mutawwakil Alallah mengatakan, orientasi Syi’ah adalah politik, karenya keberadaan Syi’ah bisa mengganggu pemerintah. “Yang namanya imam itu, bagi mereka adalah pemimpin pemerintahan. Yang namanya Syi’ah itu, selalu connecting dengan pemerintahan. Kalau tidak hati-hati, bisa mengganggu pemerintahan itu saja, ” ujarnya.

Sementara itu, dalam artikel berjudul “Apakah Syi’ah Itu?”, KH. Achmad Zein Alkaf, Ketua Bidang Organisasi Yayasan Albayyinat Indonesia yang juga A’wn Syururiah PWNU Jawa Timur menulis bahwa tokoh-tokoh Syi’ah sedang giat menyesatkan umat Islam dari ajaran sebenarnya.

“Hal mana karena Syi’ah inilah yang sekarang menjadi penyebab adanya keresahan dan permusuhan serta perpecahan di dalam masyarakat, sehingga mengganggu dan merusak persatuan dan kesatuan bangsa kita. Tokoh-tokoh Syi’ah inilah yang sekarang sedang giat-giatnya menyesatkan umat Islam dari ajaran Islam yang sebenarnya.”*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sejumlah Menteri Era Mubarak Ditangkap
Tulisan selanjutnya Polisi Syariah Tangkap Tiga Pemabuk

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet

Berita
8 Juni 2026 18:30
Suriah Buru Pelaku Kejahatan Perang, Eks Komandan Assad Ditangkap
Pra Kongres Umat Islam VIII, MUI Gelar Halaqah Nasional Bahas Pesantren Aman dan Ramah Anak
Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha

Terbaru

  • Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
  • Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia
  • PHK Tembus 23 Ribu Pekerja, DPR Desak Penguatan Perlindungan dan Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja
  • Pra Kongres Umat Islam VIII, MUI Gelar Halaqah Nasional Bahas Pesantren Aman dan Ramah Anak
  • Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia
  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?