Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

IKOHI Minta Lembaga Intelijen Tidak Diberi Kewenangan Penangkapan

Bambang S
Terakhir diupdate:
Bambang S
Dipublikasikan 11 Mei 2011 20:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Belajar dari pengalaman masa lalu kondisi lembaga intelijen negara ini, Ikatan Keluarga Orang Hilang (IKOHI) merekomendasikan beberapa hal agar intelijen tidak mengulangi kesalahannya di masa lampau. Lembaga intelijen itu di masa lampau lebih banyak melakukan tindakan-tindakan represif, seperti penangkapan, penculikan, penghilangan paksa, dan pembunuhan untuk mempertahankan rezim pada saat itu.

“Di masa lalu intelijen lebih banyak melakukan operasi-operasi yang eksesif untuk mempertahankan kekuasaan dibanding mempertahankan negara dari ancaman luar,” kata Mugianto, Ketua IKOHI, di sela-sela Media Briefing yang diadakan Koalisi Advokasi RUU Intelijen, di Cikini, Jakarta, Rabu sore (11/5).

Perilaku tersebut, menurutnya, harus sudah ditinggalkan lembaga intelijen, karena sudah tidak sesuai dengan semangat penegakan demokrasi dan hak azasi manusia (HAM) di Indonesia. Sehingga untuk mengatasi persoalan tersebut lembaga intelijen tidak boleh punya kewenangan melakukan penangkapan atau pemeriksaan intensif.

Lebih dari itu, menurut ia, pembatasan tersebut perlu dilakukan untuk menghindari aksi-aksi pelanggaran HAM dalam penangkapan seseorang, seperti yang pernah terjadi dalam catatan kelam sejarah bangsa ini.

“Pembatasan ini untuk menghindari penculikan dan penghilangan paksa,” ungkapnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Selain itu, dalam pelaksanaan operasi-operasi intelijen yang seringkali banyak melakukan kesalahan, dalam menanganinya harus ada mekanisme pengaduan, perbaikan, dan kesempatan kedua untuk melakukan recovery bagi korban operasi intelijen.

“Harus ada mekanisme komplain, reparasi, dan remedy bagi korban,” tegas Mugi yang pernah menjadi korban penculikan pada tahun 1998 ini.*

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sejarawan LIPI: Media Harus Tuntas Menyelesaikan Kasus NII
Tulisan selanjutnya Perbankan Islam Tak Diikuti Ekonomi Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?