Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Deklarasi MUHSIN Dinilai Bisa Rusak Ukhuwwah Islamiyah

Ngadiman Djojonegoro
Terakhir diupdate:
Ngadiman Djojonegoro
Dipublikasikan 11 Juni 2011 14:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – – Deklarasikan Majelis Ukhuwwah Sunni Syiah (MUHSIN) yang pernah digelar beberapa waktu lalu dinilai lebih cenderung bernuansa politik. Selain itu, mengingat secara aqidah keduanya tidak sama dan tidak mungkin dapat dipersatukan, maka deklarasi seperti itu hanya omong kosong.

Pernyataan ini disampaikan salah seorang pengurus PWNU Jawa Timur, Habib Achmad Zein Alkaf dalam sebuah dialog menyikapi lahirnya Majelis Ukhuwah Sunni-Syi’ah (MUHSIN). Acara dialog diselenggarakan Masjid Al-Furqan, Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia Jakarta, Jumat (10/06/2011).

Menurut Habib Alkaf, deklarasi MUHSIN seolah ingin menunjukan bahwa Sunni-Syiah tidak ada masalah dalam aqidah. Perbedaan seolah hanya sekedar pada mahzab saja. Padahal tidaklah demikian, ujarnya.

“Kita, kalangan Sunni tidak mungkin bisa hidup berdampingan dalam bingkai ukhuwwah dengan Syiah.Karena secara aqidah tidak sama,”jelas Alkaf yang juga pengurus MUI Jawa Timur ini.

Deklarasi MUHSIN, sambung Alkaf, hanya akan dimanfaatkan oleh pihak Syiah agar dakwah mereka bisa diterima di tengah masyarakat Indonesia yang mayoritas Sunni (Ahlus Sunnah).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Untuk itu dirinya mengajak umat Islam Indonesia yang berfaham Sunni agar menolak dengan tegas deklasrasi tersebut.

Selain itu Alkaf juga meminta ketegasan sikap pemerintah terhadap keberadaan Syiah di Indonesia. Dirinya khawatir akan terjadi kehidupan yang tidak harmonis jika hal tersebut tidak tangkap serius oleh pemerintah. Alkaf mencontohkan kondisi Sunni Syiah di Iran dan beberapa negara timur tengah di mana sering terjadi konflik yang memakan korban jiwa.

“Kalau ada ukhuwwah kenapa tidak dilakukan di Iran yang sampai sekarang banyak ulama Sunni yang dipenjara atau tidak diakui keberadaannya. Kita juga tidak boleh lupa berapa banyak ulama Sunni yang dibantai rezim Khomeini,”sambung Alkaf yang juga Ketua Bidang Organisasi Albayyinat tersebut.

Sementara itu Ketua Majelis Tarjih PP Muhammadiyah, Agus Tri Sundani yang juga hadir sebagai pembicara, kembali mengingat akan pesan Mohammad Natsir bahwa keberadaan Syiah sebagai bom waktu yang siap “meledak “ dan “memakan korban” umat Islam.

Agus juga menilai keberadaan Syiah sangat menganggu kehidupan umat Islam di Indonesia. Sependapat dengan Alkaf bahwa ukhuwwah yang ditawarkan oleh Syiah atau yang diwakili Ikatan Ahlul Bait Indonesia (IJABI) hanya akan menggerogoti aqidah kaum Sunni.

“Syiah ini ibarat virus, sekecil apapun dalam tubuh umat Islam pasti akan merugikan,”sarannya.

Menurut Agus pernyataan ulama-ulama yang mengaku Sunni namun sering dan terkesan membela Syiah hanya akan menyuburkan faham Syiah di tengah masyarakat. Selainnya dirinya mensinyalir banyak bea siswa pendidikan dari pemerintah Iran yang diberikan kepada pelajar atau mahasiswa dari kalangan Sunni, dinilai sebagai upaya menanamkan aqidah Syiah.

Lebih jauh Agus meminta ormas Islam juga senantiasa membentengi aqidah kadernya agar tidak terjerumus masuk Syiah.

Selain Habib Zain Al Kaff (PWNU Jatim), dan Agus Tri Sundawi (Majelis Tarjih PP Muhammadiyah), pembicara yang hadir adalah Idrus Ramli (pemuda NU dan alumni Ponpes Sidogiri Jatim), KH. Cholil Ridwan (BKsPPI dan MUI), serta Tiar Anwar Bachrtiar (Persatuan Islam).

Dalam kesempatan tersebut perwakilan sejumlah ormas Islam yang hadir menandatangani surat pernyataan sikap bersama. Di antaranya Perhimpunan Al Irsyad, Persatuan Tarbiyah Islamiyah, Hidayatullah, BKSPPI, Wahdah Islamiyah, Persis, DDII, Pemuda Al-Irsyad, Albayyinat, dan Forum Kajian Aliran Agama (FKAA) Bandung.

Dalam butir pernyataannya mereka menolak keberadaan tegas deklarasi MUHSIN antara IJABI dengan oknum yang mengaku dari Ahlussunah.*

Redaktur: Ngadiman Djojonegoro
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Masyaallah! Jamaah Masjid Al Ikhlas Medan Dikirimi Kotoran Manusia
Tulisan selanjutnya Partai Salafy pun Ajak Kristen Mesir Bergabung

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?