Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Statemen ‘Banyak Partai Bikin Pusing’ Menyesatkan

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 16 Juni 2011 09:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Alasan terlalu banyaknya partai politik sebagai kambing hitam atas kekisruhan dan persoalan yang melilit anggota parlemen adalah sebuah peryataan yang sulit dipertanggungjawabkan. Padahal, kenyataannya justru yang banyak terlilit masalah adalah politisi yang berasal dari parpol besar. Karena itu, kesalahan jangan ditimpakan kepada parpol lain.

Pernyataan ini disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Bulan Bintang (PBB), BM Wibowo.

“Pernyataan ini sulit dipertanggungjawabkan, dan cenderung menyesatkan. Bila dirunut kasus-kasus yang memperburuk citra politisi bahkan hingga memunculkan antipati di masyarakat, “ ujarnya kepada hidayatullah.com.

Menurut Bowo, dengan membatasi jumlah parpol, harapan untuk memperbaiki kualitas parlemen semakin sulit diwujudkan, karena parpolnya itu-itu saja, sikapnya juga seragam. Semakin dibatasi, maka sumber dan bibit politisi yang lebih baik akan berkurang sehingga hasilnyapun akan semakin buruk.

“Ketimbang bertele-tele memperdebatkan angka ambang batas dengan alasan mengurangi kegaduhan politik tanpa ingin tereliminasi, lebih baik parpol di parlemen membahas solusi atas penerapan ambang batas itu, agar keragaman bangsa tetap dapat terwakili secara politik, “ ujarnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menurutnya, ambang batas hanyalah salah satu sarana, yang memiliki pelengkap. Menerapkannya, harus disertai dengan perlengkapannya pula, seperti memberikan ruang bagi calon perseorangan/independen, memungkinkan gabungan parpol menjadi peserta pemilu, menggunakan skema penggabungan suara atau stembus accord, dan lain-lain. Perlengkapan itu digunakan di banyak negara yang menerapkan ambang batas demi menghindari hangusnya suara pemilih, sayang mengapa parlemen tidak membahasnya.

Penyederhanaan sistem pemerintahan, ujar Bowo, dapat dilakukan dengan membatasi jumlah fraksi hanya menjadi 2 kelompok besar, yaitu koalisi pemerintah dan koalisi oposisi. Berapapun jumlah parpolnya, apapun nama dan ideologinya, sikapnya tetap terbagi pada 2 kelompok ini.

“Kekisruhan justru bermula dari tiadanya desain koalisi yang jelas, karena semua ingin bermain-main dengan keadaan, kadang membela dan kadang melawan pemerintah. Apakah hiprokrisi seperti ini yang akan diwariskan reformasi?,” tanyanya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hamas-Fatah akan Umumkan Palestina Merdeka, AS-Israel Meradang
Tulisan selanjutnya Antara Syi’ah Tradisionalis dan Modernis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Berita
31 Agustus 2026 06:11
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?