Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

KH Said Aqil: Kerusuhan di Inggris Membawa Hikmah

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 13 Agustus 2011 07:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj menyatakan, kerusuhan di Inggris juga membawa hikmah bahwa kekerasan yang selama ini distigmakan pada Islam, menjadi terhapus.

“Selama ini umat Islam selalu terpojokkan setiap kali terjadi kekerasan, seolah-olah Islam itu keras. Ternyata negara yang umat Islamnya minoritas juga bisa terjadi chaos. Barat harus melihat ini. Stigma Islam itu keras harus diubah,” tandasnya di Jakarta, Jumat (12/8).

Sebagaimana diberitakan, mulai hari Sabtu (7/8) terjadi kerusuhan massa di Tottenham, Inggris. Dalam kerusuhan ini kendaraan aparat dirusak, serta toko-toko dijarah dan dirusak di beberapa daerah London. Kerusuhan berlanjut sampai lebih tiga hari, menyebar ke Enfield, Walthamstow dan Waltham Forest di London utara dan Brixton di bagian selatan.

Sebelumnya teroris antimuslim warga Norwegia,  Anders Behring Breivik, melakukan pembantaian terhadap lebih dari 80 orang di perkemahan musim panas di Pulau Utoya, pada Jumat, 22 Juli. Bersamaan dengan itu pelaku melakukan ledakan bom tak jauh dari kantor Perdana Menteri (PM) Norwegia di Ibukota Oslo.

KH Said Aqil mengatakan, bangsa Indonesia harus mengambil pelajaran dari kerusuhan di Inggris agar kejadian serupa tidak terjadi di negara ini.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Inggris yang merupakan negara tua dan memiliki peradaban yang bisa dikatakan sangat kuat, ternyata bisa juga diguncang kerusuhan,” katanya.

Artinya, kata Said Aqil, stabilitas negara bukan sesuatu yang permanen, namun harus diupayakan terus menerus, baik oleh penyelenggara negara maupun masyarakat.

Sebagai negara yang memiliki keragaman, Indonesia harus memiliki kemampuan lebih guna mempertahankan perdamaian dan persatuan, serta menghindarkan benih-benih perpecahaan.

Untuk itu, harus diperkuat toleransi dan kesediaan berkorban di antara warga negara demi kepentingan yang lebih besar.

Umat Islam yang merupakan penduduk mayoritas di Indonesia, kata Said Aqil, juga harus benar-benar bisa mewujudkan prinsip Islam rahmatan lil alamin, Islam yang membawa kebaikan bagi seluruh alam.

“Yang namanya membangun persatuan itu butuh pengorbanan. Menjadi ekstrem kanan atau kiri sekalian itu mudah, yang sulit adalah menjaga keseimbangan,” katanya.

Yang tidak kalah penting, lanjut Said Aqil, negara harus bisa mengayomi seluruh masyarakat secara adil.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya LSM Mestinya Juga Protes Putusan terhadap Teroris Kristen Norwegia
Tulisan selanjutnya Zionis Bangun 1600 Apartemen di Al Quds Timur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?